Beranda Binkam Yayasan Fananie Center dan Kemendagri Perkuat Nasionalisme Mahasiswa STIEAD Jakarta

Yayasan Fananie Center dan Kemendagri Perkuat Nasionalisme Mahasiswa STIEAD Jakarta

BERBAGI

TANGSEL, 86NEWS.CO — Guna membangun, menanam dan menumbuh kembangkan rasa nasionalisme serta semangat cinta tanah air, Yayasan Fananie Center Bekerjasama Dengan Kemendagri menggelar kegiatan seminar sehari bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan, Kamis 27/7/2017.

Wawasan kebangsaan dan cinta tanah air perlu kembali digelorakan oleh generasi muda terutama Mahasiswa. Jangan sampai, para Mahasiswa malah tidak memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme, yang pada akhirnya tidak bisa mempertahankan persatuan dan kesatuan negara.

Perwakilan Dirjen PolPum Kemendagri Eko Marbun menuturkan, kegiatan ini merupakan upaya Kemendagri untuk mencetak Mahasiswa/i yang berjiwa nasionalisme. Pihaknya merasa khawatir terhadap sikap patriotisme Mahasiswa yang memang mulai memudar. “Makanya kita laksanakan kegiatan ini dengan harapan bisa menambah wawasan agar bisa lebih menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Fananie Center Jefry menuturkan, kegiatan seminar ini juga digelar dalam rangka menyongsong HUT RI yang sebentar lagi diperingati. Sebab lanjutnya, momentum HUT RI harus diaplikasikan dengan peningkatan semangat kita untuk terus menjaga nasionalisme dan patriotisme. “HUT RI harus ditunjukan dengan semangat membara dalam menyongsong masa depan dan membela tanah air,” jelas Jefry.

“Mahasiswa yang hadir agar bisa menjadi generasi berkarakter nasionalisme dan patriotism, Wawasan kebangsaan dan cinta tanah air wajib dimiliki setiap warga Indonesia termasuk Mahasiswar, agar kedepan bisa menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman kedaulatan negara,” katanya.

Namun kata dia, saat ini rasa nasionalisame dan patriotisme mulai memudar dikalangan generasi muda. Ditakutkan jika generasi muda tidak mempunyai jiwa nasionalisme, mereka akan terbawa kedalam pengaruh faham-faham yang tidak sesuai dengan hukum Indonesia.

Apalagi lanjut Jefry, radikalisme dan terorisme telah menjamur di Indonesia. “Sehingga faham-faham tersebut perlu kita tangkal sejak dini, jangan sampai faham tersebut masuk dan meracuni jiwa generasi muda yang nantinya bisa mengancam ketentraman dan keutuhan negara,” tegasnya.(Red)