Pilkada Jateng: Dua Parpol Lirik Kepala BNN, Relawan Pendukung Sudah Terbentuk

  • Whatsapp

JAWA TENGAH, 86NEWS.CO – Pilkada 2018 di Jawa Tengah sampai saat ini masih adem ayem, dalam menentukan pasangan calon, publik tampaknya butuh sosok alternatif. Sebab sampai pada masa menjelang pendaftaran di KPUD, belum ada sosok yang mendeklarasikan Paslon.

Melihat hal tersebut, sejumlah Relawan yang terhimpun dalam ‘Relawan Jateng Gemilang’ Jumat (24/11) menggelar deklarasi figur baru sebagai jalan keluar dan solusi akhir. Dalam deklarasi tersebut Relawan Jateng Gemilang mengusung Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Sa’adullah Asy’ari Koordinator Relawan Jateng Gemilang nengatakan, kaum muda di Jateng yang terdiri dari para santri, mahasiswa dan aktivis pemuda kampung, saat ini telah bersatu membentuk jejaring peduli pilkada Jateng.

Jejaring ini kata Sa’adullah, telah bekerja cukup lama dan memantau secara serius perkembangan politik di lapangan, selain itu, Ia juga menjelaskan, Relawan juga telah melakukan pengecekan untuk tingkat penerimaan publik atas kandidat yang sudah beredar.

“Hasilnya kita menyimpulkan perlu figur baru yang fresh. Jateng butuh tokoh putera daerah yang tegas, berpengalaman, tidak mencla-mencle, tidak punya kasus korupsi, bersih dari isu politik kotor dan tidak ‘politicking’ kami  menemukan sosok itu pada Komjem Budi Waseso,” kata Sa’adullah Asy’ari saat deklarasi di Purwokerto, Jawa Tengah.

Diberitakan sebelumnya, menjelang Pilkada 2018 di Jawa Tengah, disepanjang jalan kota Jawa Tengah beredar spanduk Budi Waseso, tidak hanya di Jalan dibeberapa tempat-tempat terpencil juga bertebaran sampai dekat kantor Kepolisian pun, spanduk Budi Waseso terpampang.

Menurut Sa’adullah, saat ini Relawan Jateng Gemilang telah memasang spanduk dan alat sosialisasi di seluruh pelosok Jawa Tengah. Tim relawan diklaim Sa’adullah, telah dengan sukarela bergerak membentuk tim-tim kerja di tiap kecamatan di seluruh wilayah Jateng.

Koordinator Relawan Jateng Gemilang ini menjelaskan, semua Ia lakukan agar,  Jawa Tengah bebas dari cengkraman para elit, yang sibuk dengan kalkulator politiknya tanpa memikirkan pendidikan politik bagi rakyat.

Selain itu, sambung Sa’adullah, pihaknya juga telah menekankan, pada Pilkada ini harus jadi ajang pendidikan politik. “Ini sudah menghitung hari ke pendaftaran, pengusungan oleh partai politik saja belum ada. Mereka sibuk negosiasi.” kata Sa’adullah.

Pengamat Politik dari Lembaga Survei Stratakindo Reseach and Consulting, Octarina Soebardjo di tempat terpisah mengatakan, idealnya memang seharusnya Budi Waseso harus turun gunung di Jawa Tengah.

Sebab, menurut Octarina, sosok Budi Waseso selain memiliki popularitas dan rekam jejak yang baik, Ia juga kata Octarina, sebagai penegak hukum tidak diragukan lagi. Sambung Octarina, posisi Budi Waseso saat ini, sebagai kepala BNN tentu memberi nilai tersendiri, karena di mata masyarakat narkoba adalah persoalan serius dan Buwas dipandang berhasil memimpin lembaga itu.

“Tinggal soalnya, Pak Buwas bersedia nggak ?, tidak mudah juga orang dari posisi di puncak gunung lalu turun ke bawah. Kalau kandidat lainkan mantan menteri, sudah tidak menjabat, itu bukan turun gunung tapi balik kampung namanya. Kalau Pak Buwas ini benar jadi gubernur nantinya, itu baru turun gunung namanya,” kata Octarina saat dihubungi Jurnalis, lewat sambungan telepon selular.

Terpisah, saat Jurnalis mencoba meminta konfirmasi terkait kesiapannya maju pada Pilkada Jawa Tengah 2018, Komisari Jenderal Polisi Budi Waseso belum bisa dikonfirmasi.

Menurut kabar yang beredar, saat ini Kepala BNN itu sedang ada di luar negeri, menjalankan tugas. Sebelumnya, Komjen Pol Budi Waseso pernah menyatakan dirinya sepanjang semuanya tugas, maka amanah dan tugas apapun siap ia lakukan.

Partai Golkar, melalui Sekjen Idrus Marham sebelumnya pernah menyebutkan, Budi Waseso pernah masuk sebagai calon Gubernur Jateng yang akan diusung Partai Golkar.

Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Ketua DPP, Yandri Susanto,  sampai saat ini masih memberikan pertimbangan pada sosok mantan Kabareskrim Polri, ini untuk maju dalam Pilgub Jawa Tengah 2018. “Buwas mempunyai sikap kepemimpinan yang tidak diragukan.” kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto. (Haji Merah/Redaksi).

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.