KPK: Sebut Bupati Cirebon Sunjaya Patok Harga Jabatan Anak Buahnya

  • Whatsapp

Cirebon, 86news.co – KPK menyebut Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mematok harga jabatan anak buahnya. Misalnya untuk jabatan camat, Sunjaya menetapkan harga Rp 50 juta.

“Dari kasus Cirebon, KPK mengidentifikasi dugaan adanya tarif-tarif yang berbeda untuk pengisian jabatan tertentu. Misal, kisaran camat Rp 50 juta, eselon III Rp 100 juta, eselon II Rp 200 juta,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada detikcom, Jumat (26/10/2018).

Febri mengatakan tarif itu berlaku relatif atau tidak tetap. Tinggi-rendahnya tarif tergantung strategis-tidaknya suatu jabatan.

“Tarif tersebut berlaku relatif tergantung tinggi-rendah dan strategis atau tidaknya jabatan di Cirebon. Kami juga menduga penerimaan hampir selalu terjadi setelah seseorang menduduki jabatan,” ujarnya.

KPK mengamankan 6 orang dalam OTT Bupati Cirebon. Namun hanya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto yang ditetapkan sebagai tersangka.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan 2 orang sebagai tersangka, yaitu diduga sebagai penerima SUN, Bupati Cirebon, dan diduga sebagai pemberi GAR, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Sunjaya diduga menerima duit Rp 100 juta dari Gatot dan Rp 125 juta dari sejumlah pejabat lainnya di Cirebon. Dia juga diduga menerima gratifikasi Rp 6,4 miliar yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain. (Tim)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.