Beranda Lapor PGK lapor DKPP RI, Minta DKPP Usut Dugaan Suap Dalam Putusan Penetapan...

PGK lapor DKPP RI, Minta DKPP Usut Dugaan Suap Dalam Putusan Penetapan Komisioner KPU Kabupaten Lahat

BERBAGI

Jakarta, 86news.co – Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) hari ini 10 Januari 2019 mendatangi gedung DKPP RI di Jakarta.

Mahendra Reza Wijaya mewakili PGK mempertanyakan hasil putusan KPU RI pengumuman no:2/PP.06-Pu/05/KPU/I/2019 penetapan calon anggota komisi Kab.Lahat Sumatera Selatan, pemilihan umum kabupaten /kota periode 2019-2024.

Sehubungan dengan telah ditetapkan keputusan komisi pemilihan umum Republik Indonesia berdasarkan urutan peringkat teratas.

Melihat hasil dari Rekapitulasi calon anggota KPU kabupaten lahat ada kejanggalan yang terjadi sehingga berbeda dengan keputusan yang di keluarkan oleh KPU RI dan kami menduga adanya permainan (SUAP) dalam putusan tersebut.

Maka dari itu Mahendra yang juga merupakan anggota Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) melaporkan KPU RI ke Dewan kehematan Pemilihan Umum (DKPP) terkait hasil penetapan Komesioner KPU kabupaten Lahat yang terindikasi dugaan adanya permainan suap untuk meloloskan salah satu nama yang lolos dalam putusan KPU RI.

“Kalau begitu kami menilai Ada yang tidak beres dalam proses perekrutan calon komisioner”, KPU wilayah Daerah Sumatera Selatan khusunya terkait hasil untuk Kab.Lahat karena ,pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat, maka para penyelenggara pemilu harus dihasilkan dari proses yang baik dan benar, bersih tanpa adanya suap,” ujar Mahendra

Mahendra Reza Wijaya serahkan bukti hasil nilai rekapitulasi calon anggota KPU propinsi dan kabupaten yang diterima langsung oleh Ibu Ratna yang bertugas di bagian pengaduan.

Sementara itu Dalam wawancara awak media ibu Ratna berterima kasih kepada PGK atas kepeduliannya kepada bangsa dan negara sehingga tetap membantu mengawasi kinerja KPU dalam menjalankan tugas, kami dari DKPP RI menerima laporan pengaduan dan akan segera memperoses laporan yang diberikan hari ini terkait Penetapan Anggota KPU Kabupaten Lahat. Ujar ibu Ratna

Baca Juga :  Penandatanganan Pakta Integritas: Komitmen Polda Banten Wujudkan Rekruitmen Polri yang Bersih, Transparan dan Akuntabel

Mahendra berterima kasih kepada ibu Ratna yang hari ini bertugas di bagian pengaduan dan meminta untuk DKPP segera menyelidiki laporan yang diberikan hari ini, sehingga kami yakin bahwa seluruh anggota komisioner KPU Kabupaten Lahat lahir dari hasil yang bersih sehingga pada tahun 2019 ini akan terciptanya politik yang bersih dan melahirkan wakil-wakil rakyat yang bersih tanpa adanya suap. (Red/Nur)