Beranda Pemerintahan Pembangunan Pasar Leles Garut, BPK Temukan Kerugian Ratusan Juta

Pembangunan Pasar Leles Garut, BPK Temukan Kerugian Ratusan Juta

BERBAGI

GARUT, 86News.co – Pembangunan Pasar Leles Garut, BPK Temukan Kerugian Ratusan Juta. Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian dalam pembangunan Pasar Leles.

Beberapa kerugian yang jumlahnya kecil sudah diselesaikan, namun ia menyebut pengembang pembangunan Pasar Leles harus membayar biaya keterlambatan.

“(Kerugian di pembangunan Pasar Leles) sekitar Rp600-an (juta) dan ada denda keterlambatan Rp 800 juta. Ini harus diselesaikan 60 hari, baru ada penegakan hukum,” katanya, Senin (10/6).

Akibat keterlambatan pembangunan, Rudy mengaku, pihaknya merasa rugi. Oleh karena itu ia ingin memberikan efek jera kepada pemborong karena dalam proses pengerjaannya ternyata disub kontraktorkan lagi.

“Kalau seperti itu di klausul tidak akan dibayar,” tegasnya.

Selama proses pembangunan pasar Leles, dia menjelaskan, Direktur Utama PT Uno Tanoh Seuramo selaku pemenang lelang proyek pembangunan pasar Leles tidak pernah datang, dan yang ada hanya kuasanya saja.

“Direktur utama harus serius dong. Kalau kami tak menemukan Direktur Utama ke lapangan sebulan dua kali, kami akan berhentikan juga,” tegasnya Rudi.

Kedepannya, Rudy menyebut bahwa pihaknya akan melakukan setiap penandatanganan kontrak proyek dalam apel pagi, ungkapnya.

Hal tersebut dilakukan agar setiap perusahaan yang mendapatkan proyek diketahui siapa Direktur Utamanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, H Wawan Nurdin menyampaikan meski rekomendasi dari hasil pemeriksaan BPK harus melakukan pengembalian senilai Rp 600 juta pelaksana pekerjaan masih bisa memberikan sanggahan. Namun ia menyebut bahwa sehingga saat ini pelaksana proyek belum memberikan sanggahan.

“Pengembalian (Rp600 juta) menjadi tanggungjawab dari pelaksana proyek. Pelaksana proyek ada (tidak kabur) kita sudah komunikasi,” ungkap H. Wawan.

Tahun 2018, Pemkab Garut menganggarkan Rp26 miliar untuk proyek pembangunan pasar Leles melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dari hasil proses lelang, proyek tersebut pun dimenangkan oleh PT Uno Tanoh Seuramo.

Baca Juga :  DPR Membentuk Tim Pansus Untuk Pemindahan Ibu Kota Negara

Di tengah jalan pelaksanaan pembangunan pasar Leles terungkap bahwa pelaksanaan pembangunan pasar dilakukan pihak lain dan terdapat tunggakan yang belum dibayarkan kepada penyedia barang. Pemkab Garut langsung menghentikan proyek pembangunan pasar tersebut. (Red***/Sandi)

Facebook Comments