Beranda Advetorial Terkait Permasalahan Bangunan Tak Berizin, Penegak Perda Harus Tegas Jangan Masuk Angin

Terkait Permasalahan Bangunan Tak Berizin, Penegak Perda Harus Tegas Jangan Masuk Angin

BERBAGI

 

BANDUNG, 86News.co – Viral pemberitaan di beberapa media online dan cetak terkait bangunan Deler Mobil Nissan Datsun yang belum mempuyai Izin, berada di wilayah Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung melayangkan surat peringatan pertama guna menyelesaikan kelengkapan surat perijinan beroperasi kegiatan usaha Dealer Mobil Nissan Datsun Rancaekek pada hari Kamis (27/6/2019).

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, Satpol PP menegaskan agar pihak Perusahaan Dealer menghentikan kegiatan untuk sementara. Pantauan media online 86News.co hari Jumat, (28/6), diduga pihak perusahaan masih melakukan kegiatan usaha.

Hasil investigasi yang di lakukan, kegiatan karyawan Dealer Mobil Nissan Datsun yang berlokasi di Jalan Raya KM 20, Rancaekek – Bandung, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung ini masih tetap melakukan aktivitas.

Saat dikonfirmasi, Ketua Cabang Dealer Nissan Datsun tidak bisa ditemui, menurut keterangan Satuan Pengamanan (Satpam) dilokasi tersebut mengatakan, pihak penanggung jawab perusahaan tidak ada yang bisa ditemui karena alasan sedang ada kesibukan.

Melihat tata ruang pembangunan di lokasi tersebut, dinding bangunan depan Dealer Nissan yang bersampingan dengan permukiman warga sedang dalam pembongkaran. Hal itu, berdasarkan ketentuan bangunan dinding Dealer Nissan tidak seseuai kelayakan.

Ketidak layakan itu, sebelumnya ditegur Pemerintah setempat dan disikapi Satpoll PP Kabupaten Bandung, menurut keterangan pihak Dealer Nissan menyatakan, pembongkaran itu sudah direncanakan dari jauh – jauh hari.

“Sebelum pihak Satpol PP menegur, ini sudah direncakan untuk dibongkar, hanya kemarin – kemarin tanggung mau diselenggarakan Launching itu,” katanya.

Kegiatan yang masih dilakukan pihak Dealer itu direspon Satpol PP Kabupaten Bandung, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang – undangan.

Baca Juga :  Kapolsek Regol Menyerahkan Hadiah Lomba Yel Yel Kebangsaan Dalam Memeriahkan HUT RI Ke 74

Oki Suyatno akan kembali menegaskan agar sementara kegiatan usahanya tidak dilakukan setelah menyelesaikan kelengkapan perijinan, berdasarkan surat teguran kesatu dengan Nomor: 331.1/922/GAKPERUNDA yang dilayangkan pada Kamis, 27/6/2019 kemarin, diantaranya kewajiban perusahaan mesti menyelesaikan perijinan sebelum memulai kegiatan usaha.

Namun, jika perusahaan masih tetap beroprasi setelah adanya surat teguran pertama itu dengan kurun waktu 7 (Tujuh) hari. Maka, kata oki, pihaknya akan melayangkan surat teguran kedua.

Kalo dalam waktu 7 (Tujuh) hari masih belum melakukan penghentian, nanti turun teguran 2 pak, begitu SOP nya,” tegasnya.

Kontributor : Yopi HSP
Editor : Korwil Jabar 86News.co

Facebook Comments