Beranda Uncategorized BLK Indramayu Lepas 192 Tenaga Kompeten

BLK Indramayu Lepas 192 Tenaga Kompeten

BERBAGI

Indramayu, 86News.co – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu Prov. Jabar melepas 192 tenaga kompeten. Mereka kompeten di bidang las listrik, otomotif sepeda motor, pendingin AC Split, menjahit dan tenaga komputer serta pekerja domestik. Hal itu disampaikan Kepala BLK Disnaker kabupaten setempat, Asep Kurniawan usai menutup kegiatan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di aula BLK setempat, Jumat (12/07/2019).

Dikatakan, PBK diikuti oleh 192 peserta. Mereka merupakan peserta angkatan ke-3 tahun 2019 dari enam angkatan yang telah disiapkan. Peserta mengikuti pelatihan selam 20 hari kerja yaitu 160 JP sejak 18 Juni 2018 bertepatan dengan pembukaan Job Fair 2019 hingga 12 Juli 2019. 192 peserta terbagi dalam beberapa bidang keahlian meliputi keahlian las listrik, otomotif sepeda motor, keahlian pendingin AC split, keahlian menjahit, teknik komputer dan pekerja domestit.

“Dengan mengikuti PBK mereka mendapatkan sertifikat pelatihan yang dikeluarkan BLK. Kemudian usai dilepas, mereka akan mengikuti uji kompetensi yang dimotori Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Senin (15/07/2019) besok. Intinya, jika lulus uji kompetensi mereka akan mendapatkan dua sertifikat yakni sertifikat pelatihan dan sertifikat keahlian yang dikeluarkan oleh BNSP,” kata dia.

Asep Kurniawan berharap, ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di BLK, bisa menyadarkan peserta jika dirinya sudah memiliki keahlian yang kompeten. Sehingga dengan keterampilan itu bisa menguatkan mental atau kepercayaan diri peserta. Kemudian, ketika mereka sudah meyakini dirinya memperoleh ilmu selanjutnya tinggal dikembangkan. Dalam mengembangkan ini, sambungnya, peserta (para alumni) tidak cuma mengandalkan dari BLK seperti saat mengikuti pelatihan tetapi harus aktif sendiri untuk berusaha mengembangkan ilmu keterampilan yang sudah diperoleh baik itu di dunia kerja langsung atau dengan masyarakat.

Baca Juga :  Taiwan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan Hingga Makanan

Ditanya apakah usai dilepas mereka langsung bekerja? Asep menyebutkan ada beberapa perusahaan biasanya langsung merekrut. “Saat pembukaan Job Fair, peserta pelatihan ada yang menitipkan CV/biodata ke beberapa perusahaan peserta Job Fair seperti perusahaan otomotif atau perusahaan/mitra-mitra yang sudah bekerja sama dengan BLK. Semoga saja peserta pelatihan banyak diserap di perusahaan atau mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri,” harap dia.

Meski para alumni harus aktif untuk mengembangkan diri namun pihaknya tidak tinggal diam. BLK akan tetap mendampingi pengembangan skill mereka. Misalnya, peserta (alumni) mempunyai potensi apa. Ketika sudah ada keterampilan perlu juga didukung dengan potensi-potensi lain seperti kepribadian atau mental, mungkin kemapuan linguistik, sosiologis atau seni sehingga skiil itu berkembang lurus dengan potensi yang dimiliki dirinya.

“Ketika potensi sudah ditemukan maka mereka akan semakin yakin atau percaya diri untuk terus mengejar masa depan yang lebih baik,” kata Asep sapaan akrabnya sembari menegaskan ini PR bagi para alumni. Merekla harus berkembang dan kalau memungkinkan keahliannya bisa ditularkan ke generasi berikutnya atau orang-orang yang membutuhkan.

Sementara itu, Supriyatno perwakilan pelatihan las dan Sekar perwakilan pekerja domestic mengaku bersyukur mendapatkan pelatihan yang dimotori BLK Disnaker Indramayu. Pasalnya selain gratis juga mendapatkan fasilitas lainnya seperti seragam, sepatu, uang saku dan sertifikat. “Dengan bekal pelatihan ini, setidaknya kami telah memiliki keahlian untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” kata mereka sumringah. (safaro)

Facebook Comments