Beranda Giatops Penegakan Hukum Ganjil-Genap di Berlakukan dan Akan Didenda Rp. 500 Ribu

Penegakan Hukum Ganjil-Genap di Berlakukan dan Akan Didenda Rp. 500 Ribu

BERBAGI

JAKARTA, 86News.co – Penegakan hukum dengan cara penilangan terhadap pelanggar perluasan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil genap resmi diberlakukan hari ini, Senin (9/9/2019).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memutuskan perluasan aturan ganjil genap berlaku pada Senin-Jumat, yakni mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tilang bagi para pengendara roda empat yang melanggar aturan tersebut.
Adapun aturan itu disesuaikan dengan Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Pelanggar dikenakan sanksi 2 bulan penjara atau denda administrasi sebesar maksimal Rp500 ribu,” ujar Nasir saat dikonfirmasi 86News.co Senin (9/9/2019).

Seperti diketahui, masa ujicoba dilakukan sejak 12 Agustus hingga 6 September 2019. Selama masa ujicoba, polisi hanya melakukan upaya preventif seperti sosialisasi.

Namun kini penegakan hukum dengan penilangan telah diterapkan, sebab masa ujicoba perluasan kebijakan telah selesai.Sehingga para pengendara yang melanggar kebijakan ganjil genap dapat ditindak.

Pemberlakuan sistem ganjil genap ini diperluas dari sembilan jalan menjadi 25 jalan. (Horlas)

Facebook Comments
Baca Juga :  Polda Jabar Ungkap Kosmetik Ilegal Menggunakan Online