Beranda Uncategorized TAJJ Jabar Bakal Fasilitasi Pameran Kebudayaan di Indramayu

TAJJ Jabar Bakal Fasilitasi Pameran Kebudayaan di Indramayu

BERBAGI

Indramayu, 86News.co – Tim Akselerasi Jabar Juara (TAJJ) Jawa Barat bakal memfasilitasi pameran kebudayaan sehari di Indramayu. Pameran dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan kebudayaan (IPK) di Jabar ini sesuai rencana digelar tanggal 11 Desember 2019 di halaman Kantor/Balai Desa Junti Kebon Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Perwakilan TAJJ Jawa Barat, Zaini Alif membenarkan pihaknya bakal memfasilitasi pameran kebudayaan di Indramayu. Pameran serupa pernah difasilitasi pihaknya di Bogor dan Ciamis. Di Bogor ada Festival Someah dan di Ciamis Festival Rengkuh Galuh Riksa dan di Indramayu pameran Riksa Budaya Jawa Barat dengan tajuk Ngampura.

“Dalam pameran kebudayaan nanti kami hanya sebagai fasilitator yang mengisi pameran tentunya orang-orang Indramayu,” bebernya.

Pameran dan festival tersebut kata dia, muaranya untuk meningkatkan IPK di Jabar, karena menurutnya, IPK Jabar secara hitungan nasional masih rendah.

“IPK dapat diukur dari keterlibatan orang-orang dalam berkesenian dan berkebudayaan. Secara nasional keterlibatan masyarakat dalam berkesenian dan berkebudayaan di Jawa Barat masih rendah hanya 0,3 persen,” kata Zaini Alif sesaat sebelum menemui Plt Bupati Indramayu, H. Taufik Hidayat di Pendopo pemkab setempat, Rabu (04/12/2019).

Oleh karenanya untuk menaikan IPK di Jabar dan itu sejalan dengan target Gubernur Jabar Ridwan Kamil maka melalui even pameran kebudayaan sehari di Indramayu, diharapkan mampu melibatkan lebih banyak masyarakat dalam berkesenian dan berkebudayaan yang akhirnya akan mampu memunculkan banyak para pelaku seni dan budaya maupun pengusaha seni dan budaya yang baru. Artinya, pelaku kesenian dan kebudyaan tidak berkutat pada kesenian atau kebudayaan itu-itu saja. Harus ada nuansa baru.

Menurutnya, tujuan pihaknya menghadap Plt Bupati Indramayu salahsatunya untuk memberikan kabar terkait rencana kegiatan pameran kebudayaan sehari di Indramayu.

Baca Juga :  Satpol PP Razia 2 Lokasi Peredaran Miras di Kota Tangerang

Zaini berharap, antara pusat dan daerah saling berkesinambungan untuk bersama-sama menciptakan obyek pembangunan kebudayaan di Indramayu bisa maju. Di Indramayu ada 11 obyek kebudayaan Dengan adanya 11 obyek kebudyaan itu bagaimana Indramayu bisa menyusun pokok-pokok pemikiran kebudayaan karena pokok-pokok pikiran kebudayaan menjadi daya dukung peningkatan IPK.

“Kebijakan pimpinan daerah sangat penting dalam upaya memajukan obyek kebudayaan Indramayu sebagai daya dukung peningkatan IPK Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kasi Muskala Disbudpar Indramayu, Suparto Agus Tinus menyatakan, even pemeran kebudayaan sehari ini merupakan kali ketiga yang dilakukan TAJJ Jabar. Pertama di Bogor kemudian di Ciamis dan lusa di Indramayu.

“Festival dan pameran di tiga kabupaten itu menjadi proyek percontohan di Jabar. Suksesnya kegiatan itu untuk suksesnya Jabar meningkatkan IPK,” katanya.

Tinus menilai, dipilihnya Kantor/Balai Desa Junti Kebon Kecamatan Juntinyuat sebagai lokasi pameran kebudayaan selain akses transportasi yang mudah juga banyak terdapat bangunan cagar budaya, seperti bangunan limasan, ada pengrajin gedogan yang hampir punah, serta gereja Pasundan. Adanya geraja di tengah-tengah komunitas muslim itu menyiratkan jika toleransi di Indramayu sudah terbangun sejak jaman dulu.

“Hari ini kami akan memohon restu dan izin ke Plt Bupati Indramayu serta memohon dukungan perihal rencana akan adanya pameran kebudayaan di Indramayu,” kata Tinus.

Menurutnya tujuan dari pameran kebudayaan tersebut, untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi yang ada di Indramayu serta menjadi sebuah dorongan bagi para pemangku kebijakan baik itu Bupati, Anggota DPRD untuk melestarikan kebudayaan di Indramayu.

“Kegiatan pameran kebudayaan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan di kabupaten/kota di Jabar,” harapnya. (safaro).

Facebook Comments