Gubernur Jawa Barat Apresiasi Indramayu Tanggap Covid 19

  • Whatsapp

Indramayu, 86News.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) memberikan apresiasi kepada Pemkab Indramayu yang telah tanggap darurat terhadap penyebaran Covid 19. Hal itu ditegaskan RK ketika melakukan video confrence dengan kabupaten/kota se Jawa Barat dalam rangkaian relaunching Command Center Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Command Center 4 kabupaten/kota serta Peresmian Pusat Informasi dan Kordinasi Covid 19 Jawa Barat (Puskobar), Selasa (10/03/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut, Asisten Ekonomi Pembamgunan dan Kesejahteraan Rakyat, Maman Kostaman, Waka Polres, Kompol Nanang S, Kasdim 0616, Mayor Inf Rukhiyat, Kepala Dinas Kesehatan, Deden Bonni Koswara, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Hj. Sri Wulaningsih, Dirut RSUD, dr. Lisfayeni, Sekretaris Diskominfo, Wawan Idris, Sekretaris Disdukcapil, Bappeda, dan Inspektorat.

Kang Emil mengatakan, kesiapan Kabupaten Indramayu dalam menghadapi sebaran virus korona sangat bagus karena telah memiliki Puskobar Covid 19 secara cepat dan telah memiliki hotline yang bisa di hubungi langsung oleh masyarakat. Selain itu, kesiapan Indramayu ini karena Puskobar telah terintegrasi dengan Command Center dan bisa langsung dipantau perkembangannya oleh pimpinan daerah.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, sampai saat ini di Kabupaten Indramayu tidak ditemukan warga yang terkena virus covid 19.

“Awalnya memang ramai di media sosial, namun saat ini di Indramayu data update ada 3 orang ODP/orang dalam pemantauan, kemudian yang sudah selesai pemantauan 1 orang dan 1 orang PDP/pasien dalam pengawasan yang masih dalam penanganan di RSUD Indramayu dan kondisinya saat ini semakin membaik,” tegas Deden.

Sebelumnya, Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, dalam penanganan covid-19 pihaknya memiliki 3 strategi yakni, komunikasi publik, penanganan dan strategi pencegahan.

Strategi komunikasi public yaitu dengan pembentukan crisis center dan media center yang berada di Indramayu Command Center (ICC) di Pendopo Indramayu. Crisis Center ini telah memiliki hotline yang bisa dihubungi langsung oleh masyarakat untuk mengadukan dugaan covid-19 di nomor 08111333314 yang siap siaga selama 24 jam.

Kemudian strategi penanganan adalah menyiapkan penanganan pasien secara khusus mulai dari ambulance, tenaga medis, hingga ruang isolasi yang sudah tersedia di RSUD Indramayu. “Jika ada laporan, kita langsung jemput pasien tersebut dengan ambulance khusus,” tegas Taufik.

Terkahir setrategi pencegahan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada kelompok-kelompok masyarakat seperti menaruh hand sanitizer di tempat umum, sekolah, dan lainnya. Serta terus melakukan sosialisasi dengan tokoh-tokoh agama di Kabupaten Indramayu.

“Yang juga harus mendapat perhatiaan saat ini adalah kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri, kepulangan nelayan dari laut, dan para penumpang kereta api. Saya meminta ada deteksi dan antisipasi terhadap potensi-potensi yang muncul covid-19,” katanya. (safaro)

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.