Ketua DPC Partai Demokrat Tolikara Menyikapi Pernyataan Wakil Ketua Empat DPD PD Papua

  • Whatsapp

Papua, 86News.co – Benny Kogoya selaku ketua DPC Partai Demokrat Tolikara yang di non aktifkan di PLT kan kepada Usman G Wanimbo dan juga Usaman G Wanimbo sebagai wakil ketua 4 DPD PD papua menyatakan untuk melakukan MUSDA dan MUSDALUB DPD PD Papau secara serentak.

Pada jumpa pers 23 agustus 2020 Benny Kogoya selaku pendiri Partai Demokrat di papua dan juga ketua DPC PD Kabupaten Tolikara menyikapi peryataan beliau sebagaii berikut, untuk melalukan MUSDA Partai Demokrat secara serentak dengan dasar petunjuk memo ketua DPD PD papua Lukas Enembe pada 7 Agustus 2020 bertentangan dengan Anggaran Dasar/ BPOKKO Partai Demokrat yang baru hasil konggres 2020

Secara aturan DPP Partai Demokrat akan menyurati secara resmi kepada DPD Partai Demokrat Papua untuk melakukan MUSWALUB dan MUSDA sesuai aturan partai dan Usman G Wanimbo tidak terlalu gegabah dan tergesah gesah untuk melakukan MUSDALUB atau MUSDA dengan dasar Memo ketua DPD Pertai Demokrat Papua karena Partai Demokrat partai besar. Senin (24/08/2020).

Partai kadernisasi selalu mengacu pada aturan Partai dan ketua DPD Partai Demokrat tidak main tunjuk ketua panitia dan kalo boleh ketua panitia MUSDA yang di tunjuk kelihatan ada muatan keberpihakan ke salah satu calon ketua DPD PD secara politis maka di bubarkan dan melakukan pemilihan ketua MUSDA cecara langsung di tingakt DPD dan DPC agar mereka yang dapat mempersiapkan MUSDALUB dan MUSCAB atau di ambil alih oleh ketua DPP bila ketua DPD apabilah tidak berjalan.

Melakukan musyawara luar biasa alankah baiknay ikuti petunjuk Badan Pembina Organisasi Kaderinisasi dari DPP atau konsultasi ke DPP kalau mau lakukan MUSDALUB. Untuk melakukan MUSDALUB hampir 29 kabupaten kota tidak ada ketua DPC yang definitif hanya PLT sampai dua dekade dalam kepemimpinan Ketua DPD Partai Demokrat Papua maka di atur dengan baik. juga agar tidak terjadi masalah, seperti di kabupaten Tolikara, lanny jaya, Kerom sarmi, Nabire dan lain dan juga masih PLT.

Partai Demokrat banyak kader yang siap untuk bersain dalam MUSDALUB ada UGW, RHP, YW, NATO dan lain kain sama hal di tingkat DPC juga maka di atur sesuai aturan main organisasi agar kader kader bisa bersain secara santun dan bermartabat. Karena dalam kepemimpinan ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe partai demokrat di Papua bertumbuh dan berkembang menjadi partai penguasa di papua.

Banyak mengaderkan pemimpin di papua baik tingkat daerah sampai Nasional di Esekutif maupun Legislatif dan belum perna terjadi perpecahan dalam tubuh DPD Partai Demokrat. Maka tidak terkesan Partai Pemokrat ada masalah maka di lakukan MUSDALUB bisa terkesan dan di manfaatkan oleh kader-kader oportunis dengan kepentingan akan memecahbelah kader dan partai yang sudah di bangun di bawa kepemimpinan ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe.

(Anton/Ismaya)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.