Tim Patriot Polres Bekasi Kota Berhasil Gagalkan Aksi Siswa Yang Siap Tauran Berbekalkan Sajam

  • Whatsapp

Bekasi, 86News.co – Tim Patriot Polres Bekasi Kota Berhasil Gagalkan Aksi Siswa Yang Siap Tauran Berbekalkan Sajam, Selasa (29-09-2020)

Kewaspadaan dan tanggap cepat terhadap reaksi Negatif yang dapat merugikan dan mengganggu keaman serta ketentraman masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif dan damai

Tim PATRIOT Polres Bekasi Kota Dengan sigaip Dan cepat langsung bertindak  merespon situasi Adanya pergerakan sekelompok siswa di bawa umur yang siap tauaran.

Penangkapan di lakukan Pada hari Senin tanggal 28 September 2020 Tim PATRIOT 2 melaksanakan patroli melintas Jl. Sultan Agung / Lampu merah Grand Mall melihat sekelomook pemuda berlari menaiki bus sinar jaya karena,dan dengan cepat melihat ada yang mencurigakan Tim PATRIOT 2 mengejar bus tersebut dan memberhentikan bus tepat di lampu merah depan grand mall arah ke stasiun Bekasi, lanjut tim patriot melakukan pemeriksaan kedalam bus terdapat 38 orang ,lanjut diamankan ke Polres Metro Bekasi Kota selanjutnya dilakukan pendataan dengan hasil 28 orang terbukti memiliki senjata tajam tanpa ijin awalnya para pelaku berkumpul di depan unisma mereka berkomunikasi melaiui instagram setelah Kumpul selanjutnya rombongan berjalan menuju Fly Over Kranji karena akan tawuran dengan SMK I Patriot sebelum berkumpul sebagian Sudah membawa Sajam dari temannya saat berkumpul di unisma .

Untuk para pelaku yang di amankan berasal dari SMK Bina Karya Mandiri Bekasi Timur dan janjiaan akan tawuran melawan SMK l Patriot Medan Satria.

Dari tangan para pelaku polsi berhasil amankan 28 Senjata Tajam berbagai jenis dan 1 Unit Bus Sinar Jaya No Pol B 7094 TGB yang berhasil di bajak kelompok siswa yang hendak tauran.

Para pelaku kini di tahan di Polres Bekasi Kota dan akan di proses secara hukum yang berlaku.

Para pelaku di jerat dengan UU yang berlaku yakni Kedapatan membawa senjata tajam tanpa hak sebagaimana di maksud dalam pasal 2 ayat 1 Undang Undang No 12 tahun 1951 dengan acaman hukuman 10 tahun penjara

Wijonarko selaku Kapolres Bekasi Kota mengharapkan kepada pihak pihak terkait agar kejadian tersebut bisa dijadikan sebagai bahan efaluasi sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.(RK)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.