Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja di Indramayu, Satu Orang Polisi Mengalami Luka

  • Whatsapp

Indramayu,86News.co — Bentuk penolakan RUU Ciptakerja mahasiswa dan buruh di indramayu turun kejalan berunjuk rasa di kantor DPRD Indramayu menyuarakan hak asasi dan menuntut pembatalan UU Omnibus Law. Kamis (8/10/20).

Omnibus Law yang terdiri dari 174 pasal ini dinilai merugikan oleh para buruh dan menuai banyak kontroversi dari banyak kalangan.

Situasi mulai memanas ketika massa hendak masuk dam menerobos gerbang kantor DPRD aksi saling dorong mendorong pun tak bisa dihindari, bersitegang antara pendemo dan petugas kepolisian terjadi saat salah satu dari mereka melempar benda asing ke arah petugas yang berjaga, sehingga memicu lemparan lainnya mengakibatkan salah satu polisi terluka.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres indramayu AKBP Suhermanto, “ Salah satu anggota kami betul mengalami luka akibat lemparan dari massa,” ujarnya.

Personel polres indramayu yang terluka dibagian pelipis saat itu langsung dilarikan di puksesmas terdekat.

Namun situasi ricuh yang terjadi tak berlangsung lama, koordinator aksi mengkondisikan massanya dan situasi berjalan tertib kembali.(ws)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.