Agus : Menelusuri Pasar Kemis Wagean Di Benowo Park

  • Whatsapp

Pemalang, 86News.co – Seorang Jurnalis yang keseharian rutin dengan berita berita kepolisian, tanpa tidak sengaja bersinggah di salah satu Daerah di Pemalang Jawa Tengah.

Berbekal cerita dari rekan, Agus salah seorang Jurnalis Mitra Kepolisian Republik Indonesia ini mencoba menulusuri Keberadaan Pasar Tradisional Kamis Wage di Wisata Benowo Park yang berlokasi di Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/10/2020).

Agus mencoba berbincang dengan salah seorang pedagang dan menanyakan keistimewaan pasar wage tersebut.

Ibu Tri Ningsih salah seorang pedagang tersebut menjelaskan bahwa “beberapa keistimewaan Pasar Wage Benowo Park adalah dari segi bangunan pasar ini mempunyai ciri khas menggunakan bangunan Tradisional Jawa dimana semua terbuat dari bambu sedang untuk atap menggunakan genteng model slumpring”, jelasnya.

“Untuk alat transaksi menggunakan uang klithik yaitu koin terbuat dari kayu”, Kata Ningsih.

Koin Uang Klithik

Ningsih pun menambahkan, Jadi masyarakat yang berkunjung kesini harus menukar uangnya terlebih dahulu dengan menggunakan uang klithik untuk bertransaksi baik membeli kuliner khas Benowo Park, wahana bermain maupun untuk membeli berbagai souvenir khas Desa Penggarit, ujarnya.

“Satu koin uang klithik ditukar dengan uang Rp.2000”, ungkapnya.

Pasar Kamis Wage ini rutin diadakan untuk mempertahankan adat istiadat masyarakat jawa tempo dulu dengan jajan jajanan zaman kuno.

Beberapa makanan khas Pemalang yang disediakan di Pasar Wage ini antara lain sego jagung, ketela rebus, sayur oblok oblok, blendung (urap jagung), growol (olahan singkong), serabi, gethuk, gemblong (gethuk berbahan beras ketan) dan berbagai produk hasil bumi seperti mangga istana, jambu air yang dikembangkan di Desa Penggarit.

Agus : Menelusuri Pasar Kemis Wagean Di Benowo Park

Selain itu, Ningsih pun sangat terbantu dengan adanya Benowo Park ini karena masyarakat UMKM disini bisa berjualan dan mendapat penghasilan yang lebih, dan berharap kegiatan ini terus dikembangkan dan bahkan bukan saja menjadi wisata religi, akan tetapi menjadi wisata kuliner khusus Khas Kota Pemalang, ungkapnya.

Wisata Benowo Park berlokasi di hutan Penggarit di belakang Taman Makam Pahlawan Jayana Sureng Yudha yang masih dalam satu kawasan Situs Makam Pangeran Benowo dan Mbah Jamur Apu.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.