Penipuan Modus Iming-Iming Untung Besar Penjualan Barang Antik

  • Whatsapp

Kotim, 86News.co – Kegiatan Press release pengungkapan Komplotan pelaku tindak pidana Penipuan, modus keuntungan besar penjualan Barang Antik, bertempat di Mapolres Kotim Jalan Jenderal Soedirman km.0 Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotwaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. (20/10/2020).

Sat Reskrim Polres Kotim berhasil mengamankan 2 orang dari 5 orang anggota Komplotan Penipuan atas nama Inisial RW dan AM, beserta barang bukti berupa 1 buah Piring Keramik, 1 buah Topi Mahkota berukir, Bukti Transfer dan 1 buah smartphone merk Oppo warna hitam.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Dalam Press Relaeasenya Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si menerangkan bahwa benar telah terjadi tindak pidana Penipuan dengan modus keuntungan penjualan barang antik, dimana awalnya Pelaku RW dan AM tersebut mengetahui bahwa Korban adalah penggemar Barang antik yang selanjutnya Korban dititipi barang-barang tersebut diatas dengan menceritakan keantikan dan nilai sejarah dan khasiat barang dimaksud kepada Korban.

Berikutnya anggota Komplotan lain yang bernama GUNAWAN (DPO) dan RICHARD (DPO) tampil menelephone Korban bahwa berniat hendak membeli barang dimaksud dengan harga 5 Milyar rupiah, yang membuat Korban pun menjadi tergiur, dilain pihak merasa Korban sudah masuk perangkap, Pelaku RW dan AM serta MARKUS (DPO) mulai memeras Korban dengan alas an untuk biaya ritual pelepasan barang kepada orang lain, demikian pelaku RICHARD (DPO) saat dihubungi meminta bantu agar biaaya ritual bisa ditalangi dulu, karena sudah tergiur untung dan menyakini telah ada pembeli dengan harga fantastis maka Korban berkali-kali mentransfer sejumlah uang kepada Pelaku RW dan AW guna keperluan ritual seperti yang diinginkan, dan saat itu Korban masih benar percaya hingga telah mentransfer uang total sebesar Rp. 181.220.000,- .

Seiring berjalan waktu lama kelamaan Pelaku yang mengaku sebagai Pembeli akhirnya tidak bisa dihubungi, barulah Korban sadar bahwa telah ditipu dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kotim, yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan penyelidikan dan berhasil mengamankan Pelaku RW dan AM beserta baranng bukti, sedangkan pelaku lain sedang dalam Pengejaran dan telah dibuatkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dalam hal ini Kapolres Kotim Polda Kalteng AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si mengungkapkan bahwa Perbuatan Komplotan Penipu ini sudah berulang kali melakukan aksinya termasuk salah satu laporannya ditangani oleh Ditreskrimum Polda Kalteng, dan selanjutnya kepada masyarakat Kapolres mengimbau bahwa “ kepada masyarakat yang Hobby mengkoleksi barak antik agar berhati-hati dan mengerti benar tentang keaslian barang antik bersejarah itu sendiri, pastikan bahwa itu adalah benar asli barang antik, jangan sampai terulang lagi seperti kejadian serupa” tegasnya.

Atas perbuatan Pelaku inisial RW dan AM ini diduga telah melakukan perbuatantindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUH Pidana dan diancam dengan hukuman penjara masimal 4 Tahun. (Agus)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.