Pemondokan Ponpes Al Mukhlisin Sibuhuan Terbakar, Wabup dan Wakapolres Palas Berikan Bantuan

  • Whatsapp

Padanglawas, 86News.co – Musibah Kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukhlisin Sibuhuan  yang terjadi pada dini hari Senin (30/11/20) pukul 01.00 dan menghanguskan  sekitar 20 Pemondokan Santri Ponpes Al Mukhlisin.

Dalam hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Padanglawas (Palas) drg.H.Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MSi bersama Wakapolres Kompol JW Sijabat dan didampingi Sekda Palas Arpan Nasution S.Sos, Ketua Baznas Drs.H.Abdul Haris, Kabag Protokol Alianda Lubis MM, Kabag Kesra Musa Hasibuan dan Camat Barumun As’ad Tufeil Nasution S.Sos.

“Pagi ini kita menerima musibah kebakaran yang sangat fatal di daerah yang vital di Ponpes Al Mukhlisin Sibuhuan Pimpinan Ustadz H.Ahmad Fauzan Nasution SQ SHi suatu hal yang tidak mungkin kita elakkan lagi karena merupakan kehendak Allah SWT,” ungkap Wabup, Senin (30/11/20).

Wabup Palas,  drg H.Ahmad zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi dan Wakapolres Kompol JW Sijabat memberikan bantuan Uang beserta Beras 500 kg kepada yayasan Ponpes Al Mukhlisin Sibuhuan Kec Barumun yang langsung diterima Ketua Yayasan H.Rizal Efendi Daulay. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mendirikan kembali pondok – pondok santri yang dilalap si jago merah pada senin dinihari pada pukul 01.00, setidaknya 20 pemondokan santri yang merupakan tempat tinggal menimba ilmu ikut terbakar.

Wabup Zarnawi mengatakan, Pemkab Palas ikut berduka cita atas kejadian tersebut dan semua pihak kiranya dapat menjadikannya pelajaran terutama bagi daerah kecamatan lain.

“Kepada Santri beserta pihak Yayasan tetap waspada dan berhati-hati dalam kondisi apapun, Ponpes yang terkena musibah agar bersabar atas musibah ini mudah-mudahan ini bisa cepat teratasi semuanya,” tutup Wabup. (Aswin/Damro S).

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.