Yasaro Gulo Pasang Plang di Perbatasan Kebunnya

  • Whatsapp

Nias Barat, 86News.co – Salah seorang warga Desa Lasara Bagawu Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, memasang plang bertulisan ” Dilarang masuk di kebun setieli Gulo (Almarhum) Ahli waris Yasaro Gulo” plang itu bertulisan tintah merah

Menurutnya, plang yang Ia pasang guna mengantisipasi para mafia tanah yang ingin merebut tanah miliknya

Menurut Yasaro Gulo tanah itu milik ayahnya sendiri, dan telah di wariskan kepadanya dan kebun itu sampai sekarang di usahan olehnya.

Ahli waris Yasaro Gulo Kepada wartawan menyampaikan,” Kebun ini milik ayah saya sendiri dan telah di wariskan ke saya,” jelasnya

“Kebun ini penuh dengan tanaman seperti pohon havea (karet) pohon kelapa, pohon rumbiah dan lain-lain sebagainya, Tanaman ini di tanam oleh ibu dan ayah saya, puluhan tahun lalu, dan kemarin sekitar 2 minggu yg lalu, ada orang yang tidak di kenal masuk ke kebun saya dengan alasan kerja, makanya saya pasang plang ini, mengantisipasi para mafia tanah,” lanjut yasaro gulo

Pihaknya juga mengatakan jika sekali lagi datang orang-orang ini datang di kebunnya, orang yang tidak di kenal maka, akan di laporkan ke pihak penegak hukum

“Sekali lagi mereka datang ke kebun saya, saya pastikan, saya lapor ke penegak hukum,” terangnya.

Menurut kepala Desa Lasara Bagawu, pada saat di wawancarai beberapa waktu yang lalu sejumlah awak media di rumahnya, pihaknya menyatakan, bahwa Yasaro gulo, adalah warganya, pihak Nya mengakui kalau, ada tanda tangannya pada pembagian ahli waris keluarga Yasaro gulo sebelum Ianya menjabat kepala Desa Lasara Bagawu.

Yeremia

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.