Inspektorat Nias Utara Tidak Menghadiri Panggilan Polres Nias

  • Whatsapp

Gunungsitoli, 86News.co – Terkait hasil laporan LSM Gemantara Raya Kepulauan Nias.Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada penggunaan Dana Desa (DD) TA.2018 Desa Afulu Kecamatan Afulu kabupaten Nias Utara (Nisut) Provinsi sumatera Utara (Sumut) Yang telah dilaporkan di Polres Nias dengan nomor : 012/LP/DPD/GMR-R/KepNi/VIII/2019.

Menurut hasil konfirmasi kepada Kanit Tipikor Polres Nias.David Lase melalui WhatsApp pada Rabu 02/06/2021. Mengatakan bahwa kalau laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Tetapi ada beberapa kendala selama ini, yang menjadi hambatan proses penyelidikan.Di antaranya APBDes dan RAB APBDes DD Desa Afulu 2018,dan LHP Laporan Hasil Pemeriksaan Audit dari APIP Inspektorat Kabupaten Nias Utara.

D”engan berbagai upaya yang dilakukan baik dari pihak polres Nias maupun ketua LSM Gemantara Raya. Sehingga dapat di lengkapi semua dokumen tersebut oleh pelapor, sehingga baru kami melakukan penyelidikan atau pemanggilan terhadap terlapor,”Jelas kanit

Namun kendalanya lagi termasuk LHP yang di sampaikan oleh pihak inspektorat kabupaten Nias Utara.Dimana dalam LHP tersebut tidak terinci dimana fisik dan berapa jumlah kerugian Negara.

“Dalam LHP tersebut hanya menemukan beberapa kegiatan yang kurang di yakini, sehingga kami kesulitan untuk melakukan penyelidikan,”Ucap David

Lami dari polres Nias sudah beberapa kali menyurati pihak inspektorat Nias Utara, untuk menjelaskan kepada kami dimana saja kegiatan yang kurang di yakini dan berapa jumlah kerugian Negara.Namun pihak inspektorat tidak pernah menghadiri nya panggilan tersebut.

Namun demikian kami tetap menyurati pihak inspektorat supaya dapat memberikan penjelasan kepada kami terkait LHP Dana Desa Afulu tahun 2018.

Menurut Ketua DPD Gemantara Raya kepulauan Nias, Febeanus zalukhu.Bahwa ketika di panggil oleh penyidik, tertanggal 04 Mei 2021 Perihal Permintaan keterangan dan dokumen dengan Nomor :B/9II/RES 3.3/2021/Reskrim.Pada hari Senin 10 Mei 2021 di ruangan Unit III Tipikor Sat Reskrim Polres Nias.

Dalam keterangannya, di ruang pemeriksaan Unit III Tipikor Polres Nias yang di periksa oleh BRIPDA BOWO TY Telaumbanua. Menjelaskan bahwa sesuai dengan hasil investigasi kami pada pelaksaaan kegiatan Dana Desa Afulu Tahan anggaran 2018.

Dimana dugaan penyelewengan tersebut ada beberapa lokasi kegiatan fisik Sesuai dengan Laporan pertanggung jawaban oleh Kepala desa Afulu, bahwa Tim kegiatan dan kades Afulu telah melakukan rekayasa dokumen dan pemalsuan tanda tangan masyarakat pada HOK ( Hari Orang Kerja)

“Sehingga dari beberapa Aitem kegiatan terdapat dugaan tindak pidana korupsi dan kerugian negara di perkirakan Rp.481.765.000 lebih,”Jelas Febeanus

Lanjutnya Febeanus zalukhu, laporannya telah di lengkapi sesuai dengan permintaan pihak penyidik.Namun dia berharap supaya pihak polres Nias segera melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Apabila pihak inspektorat Nias Utara tidak menghadiri panggilan dari polres Nias untuk menjelaskan kekurangan dalam LHP tersebut,tentu ada ketegasan dan tindakan secara Hukum,”Harapnya

Febeanus zalukhu mengatakan bahwa wajar saja laporan Dana Desa selama ini khususnya di kabupaten Nias Utara, tidak pernah terungkap karena pihak inspektorat sengaja melindungi pihak kepala Desa dan atau mereka sudah menerima sesuatu dari kepala desa. Tandasnya (Tim)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.