Melalui Pesan WhatsApp Misterius, Diduga Ada Pemotongan Paksa Insentif Pegawai Puskesmas Tanjung Kerang

  • Whatsapp

Musi Banyuasin, 86News.co – Terkait pesan WhatsApp misterius Melalui WhatsApp Awak media berisikan Isu dugaan dari oknum pegawai Puskesmas Tanjung Kerang , Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Kamis (22/07/2021).

Menurutnya Mengakui Bahwa intensif gajinya di potong, Pesan WhatsApp masuk, itu Dikirim beberapa hari lalu Rabu (07/07/2021) Nomor 08xx xxxx xxxx dan Si pengirim pun meminta identitasnya disembunyikan dengan Alasan Takut.

Sementara dalam Pesan WhatsaApp Tersebut, isinya mengenai Sumbangan atau Pemotongan Isentif Pegawai Secara Paksa oleh Kepala TU Puskesmas Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat Yang di setor Melalui Bidan Ria Novita.Am.Keb dari Bulan Februari 2021 sd April 2021 dipotong sebesar Rp.500.000 sedangkan dibulan Mei 2021 dipotong Sebesar Rp.200.00. Dan ada juga foto 3 lembar kertas dengan 74 Nama Pegawai yang dikirim melalui pesan WhatsApp tersebut.

Berikut isi Pesan WhatsAp yang dikirim Orang tak dikenal tersebut :

“Selamat siang pak….kami dri puskesmas Tanjung Kerang kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kami sangat tidak rela uang insentif covid 19 kami d minta sumbangan/potong paksa oleh kepala puskesmas Tanjung kerang dan Kepala TU Puskesmas Tanjung kerang yang d setorkan melalui Bidan Ria Novita Am.Ke…bulan februari 2021 s/d bulan April 2021 d potong sebesar 500 rb per orang d masing² bulan tersebut,”Tulisnya.(07/07).

D bulan mei 2021 di potong sebesar 200 ribu per orang..Kami mohon pak di tindak lanjuti..terima kasih klo untuk insentif kami belum punyo bukti tapi itulah kenyataan yang di puskesmas tanjung kerang segalo duit di potong kalou untuk bpjs atau jkn kami punyo bukti semoga itu membantu tindak lanjut bapak.pokoknyo kami tidak rela,” Beber dia melalui tulisan pesan WhatsApp.

Tambahnya, Maaf pak ini nomor gelap kami minta identitas kami di sembunyikan karna kami takut tidak ada tempat kami mengadu ke bapak (LSM) tolong di tindak lanjut pak,”Tulisnya

Sementara Kepala TU Puskesmas Tanjung Kerang dr. Tuti Rahayu. M.Kes Saat dikonfirmasi Awak Media Mengatakan Bahwa itu Tidak benar, ada juga dibahas oleh inspektorat bakal di audit, ada penjelasan di inspektorat jadi ada surat dari dinas.

“Itu Pihak terkait ada yang tidak senang sama saya posisinya pimpinan lama dia merasa tergeser,” Papar dia Kamis (22/07/2021).

Padahal saya tidak bermaksud, saya juga tidak mau dengan posisi sekarang saya juga sering Mau mundur Jelas dia.

” Karna mengingat saya mau jadi ibu Rumah tangga dan sebagai petugas kesehatan saja. tidak mau menjadi kepala Tapi karna kelapa Dinas (Kadin) minta bantu sudah kita jalani. tapi pihak merasa digantikan tetap slalu mencari jalan Untuk buat kita dilaporkan atau dijelek – jelekan.” Tutur dr. Tuti Rahayu. (FH)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.