Maraknya Gelper Atau Meja Ikan-Ikan di Rohul AMTI dan SPI Angkat Bicara

  • Whatsapp

Rokan Hulu, 86News.co – Maraknya perjudian jenis Gelper atau meja ikan ikan di wilayah Rokan Hulu membuat geram Ketua Amti Rokan Hulu Bung Dendi Rahmanda pada saat di konfirmasi awak media, Minggu (01/08/2021).

Sekelompok masyarakat berkumpul duduk di meja ikan ikan sampai berhari hari sehingga tidak ingat keluarga, sementara Polri menegaskan untuk tidak berkumpul pada saat pandemi Covid-19.

Dendi menyampaikan kita sudah melihat fakta di lapangan bersama rekan media dan LSM yang ada di Rokan Hulu, dengan temuan dan investigasi di lapangan ini sangat miris, kenapa sangat miris karna Rokan hulu sangat kental dengan tatanan agama dan adat istiadat namun hari ini sudah tercoreng oleh kegiatan perjudian jenis perjudian jenis meja ikan ikan.

“Kami menilai ada raksasa besar atau cukung di balik kegiatan perjudian tersebut. Ini PR kita besama untuk menghentikan perjudian, karna ketika dilakukan pembiaran maka hancurlah tatanan agama, budaya dan generasi generasi muda. Mungkin jika tetap dilakukan pembiaran, saya pastikan akan banyak ibu ibu menggugat suaminya ke pengadilan agama, karna waktu dan ekonomi yang makin memburuk”, jelasnya.

“Amti Rohul juga menegaskan Polres Rohul harus serius mengusut tuntas dalang di balik maraknya Gelper atau meja ikan ikan di negeri seribu suluk tanpa memandang bulu siapa pun yang dengan jelas melakukan tindakan yang bertentanga dengan aturan undang undang wajib di proses secara hukum yang berlaku. Karna tak ada satu orang pun yang kebal hukum sekalipun itu pejabat negara atau aparat penegak hukum sendiri,”lanjutnya

Nah hari ini meja ikan ikan beroperasi di 16 kecamatan yang salah satunya, di kecamatan Tambusai Utara, Tandun tepatnya di Desa Dayo yang baru baru ini kita datangi bersama rekan rekan.

Di tempat yang beda saat di konfirmasi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Solidaritas Pers Indonesia (DPD SPI) Kabupaten Rokan Hulu, Nuri menjelaskan kepada awak media, Viralnya pemberitaan berbagai jenis Judi di Media Online lokal maupun nasional, Mestinya menjadi atensi dari pihak Kepolisian di Rokan Hulu.

“Saya berharap kepada aparat penegak hukum supaya tidak menutup mata, dan telinga terkait maraknya aktifitas praktek mulai dari judi tembak ikan (Gelper) Judi Toto Gelap (Togel) dan Judi Sabung Ayam, yang sekarang semakin smarak, tapi kami menilai penegak hukum Kepolisian Rokan Hulu tidak bergerak,”Jelasnya.

Tambahnya Yang mana Kabupaten Rokan Hulu, Disebut dengan selogan Negeri Seribu Suluk, jadi kalaw kita biarkan penyakit masyarakat (Pekat) khusunya judi tembak ikan (Gelper) Judi Toto Gelap (Togel) dan Judi Sabung Ayam, berkembang dinegri kita ini sehingga dapat merusak tatanan sosial, budaya dan agama, Kabupaten kita ini, sehingga semakin menipisnya pemahaman spritual ke anak cucu kita, Sehingga hilangnya tatanan sosial budaya di tengah tengah masyarakat, akan mengalami kerusakan.

“Saya Minta kepada aparat Kepolisian khususnya Polres Rohul dan jajaran untuk segera menindak tegas dan membersihkan segala jenis kegiatan perjudian di Negeri Seribu Suluk yang menjunjung tinggi peradaban Budaya Melayu Rokan Hulu,” tutupnya.

(Ade/Nuri)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.