Budayawan Pakidulan Gelar Kolaborasi Seni Dalam Ngaji Budaya

  • Whatsapp

Pangandaran, 86News.co – Kolaborasi Seni Gamelan dan Kacapi Pangandaran gelar NGAJI BUDAYA bersama Budayawan Pakidulan, Jumat (17/09/2021) di teras Coffe Wonoharjo Pangandaran.

Kegiatan dihadiri Langsung oleh Ky. Subaryo Kartomo (Seniman Santri), Dr. Erik Krisna Yuda (Ki Sunda), Ma’mun Syarif (Lesbumi Banjar), Ki Mugiono Siswo Carito (Dalang Wayang Kulit), dan tamu undangan lainnya dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Ma’mun Syarif (Lesbumi Banjar) mengatakan alhamdulillah malam ini kita bersama para seniman dan budayawan Pakidulan seperti Banjar, Ciamis dan Pangandaran.

“Dan alhamdulillah pada malam ini di pangandaran mencoba untuk mencoba menghidupkan atau melestarikan budaya leluhur terutama warisan budaya dari jawa dan sunda dalam bentuk kidungan-kidungan, mamaos ataupun macopat atau suluk agar lestari terutama untuk para generasi kita saat ini yang mungkin sesuatu yang asing namun ini adalah budaya yang harus dijaga karena didalamnya banyak sekali pitutur atau petunjuk kehidupan saat ini maupun yang abadi,”ungkapnya

Jadi kegiatan ini bertujuan agar dipakidulan ini baik jawa ataupun sunda yang kental dengan seni dan budaya dapat menjadi perekat antara sesama umat manusia.

Walau banyak sekali bentuk atau simbol alat musik dari jawa dan sunda, pada malam ini kita kemas dengan sederhana, hanya menggunakan gender dan kacapi, mudah-mudahan bisa mewakili budaya jawa dan sunda, dimana banyak alat musik yang dipakai memiliki kesamaan yang digunakan oleh para seniman atau budayawan terutama yang melestarikan budaya leluhur.

“Pada kegiatan ini kami berharap mari bersama-sama menjaga melestarikan warisan leluhur kita, mari kita dekati, pelajari dan hayati. Agar kegiatan ini hazanah ataupun kekayaan leluhur kita benar-benar lestari dan bisa dijadikan panutan ataupun pegangan hidup karena banyak pesan-pesan agama, moral, sosial dalam naskah-naskah yang dibacakan,”singkatnya (Red)

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.