Mencoba Melarikan Diri dan Merebut Senpi Petugas, Pelaku Begal Bidan Ini , Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

  • Whatsapp

Muratara, 86News.co – Mungkin masih ingat perbuatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan ( curas ) atau begal terhadap korban yang berprofesi sebagai bidan swasta yakni Noneng Hoerihah ( 25) Desa Mulya Jaya Kecamatan  Nibung Kabupaten Musirawas Utara ( Muratara ) ditempat kejadian perkara ( TKP ), Jln TMD Desa Srijaya Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara yang terjadi. Minggu (08/12/2019) dilakukan dua bandit  jalanan.

Nah, berkat kerja ekstra Jajaran Polsek Nibung Polres Muratara tak pernah ada istrilah henti untuk mengungkap dan menangkap terduga pelakunya. Satu tersangkanya yakni Aldi Mahendra sudah tertangkap dan sudah menjalani hukuman. Sedangkan satunya tersangkanya yakni Oto Sarmansyah (35) warga Desa jadimulya I Kecamatan yang sama, berhasil diendus keberadaannya saat  pulang ke rumahnya sekira pukul 19.00 Wib dan berhasil ditangkap Rabu (02/02/2022) sekira jam 5.30 WIB. Namun, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terkur pada bagian kaki kanannya, pasalnya di perjalanan tersangka mencoba melarikan diri bahkan berusaha merebut senjata api ( Senpi ) petugas.

“ Penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/ 56 /XII/2019/Sumsel/res Muratara/sek Nibung,  tanggal 8 Desember 2019 “, ujar Plt Kapolres Muratara, AKBP Andi Baso Rahmad melalui Kapolsek Nibung, AKP Bakri Redi Cahyono didampingi Kanit Res, Ipda Andi Andry , Kamis (03/02/2022).

Dijelaskan, kasus kriminal dilakukan tersangka ini, bermula, Minggu(08/12/2019) sekira jam 17 WIB di TKP yakni dengan cara  kedua tersangka  menunggu korban melintas didalam hutan. Saat koran melintas tersangka Oto keluar dari dalam hutan langsung memberhentikan korban dengan cara melintangkan kayu ke arah korban,  setelah korban berhenti kemudian tersangka Aldi dengan membawa kayu bulat keluar dari dalam hutan dan langsung mendekati korban dan berkata “mano ( mana/red )  HP”  dan dijawab korban  “ itu nah ambillah (sambil saksi menuju ke laci depan sepeda motor), yang ini jangan diambil (wadah makanan).

Kemudian tersangka Aldi langsung mengambil dompet milik korban yang berisi uang sekitar Rp 469.000 yang berada di dalam laci tersebut . Setelah mengambil dompet korban tersebut kemudian kedua pelaku tersebut langsung mencoba menghidupi sepeda motor milik korban tetapi sepeda motor tidak bisa hidupkan karena ada kunci rahasianya, kemudian tersangka  Aldi bertanya kepada korban dengan perkataan “ Cak Mano ngidupinyo ( Gimana cara menghidupkannnya/red ) dan dijawab korban *ndak ( Tidak/red ) tahu mungkin motornya rusak.

Kemudian setelah tidak berhasil menghidupi sepeda motor tersebut tersangka Aldi langsung melarikan diri . Sementara tersangka Oto masih berusaha mau menghidupi sepeda motor tersebut karena tidak juga berhasil kemudian tersangka juga ikut melarikan diri ke dalam hutan kebun sawit dengan membawa kunci sepeda motor korban dan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp 2.500.000.

“ Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka setelah mendapatkan pengobatan di Puskesmas luka tembaknya, langsung dibawa ke Mako Polres Niubung guna proses penyidikan lebih lanjut “, pungkasnya. (Rif’at Achmad ).

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.