Maraknya Togel di Lebak, Para Tokoh Hingga DPRD Angkat Bicara

  • Whatsapp
Ilustrasi

LEBAK, 86News.co – Maraknya praktek judi togel (toto gelap) mendapat sorotan dari ulama dan tokoh pemuda di Kabupaten Lebak. Mereka meminta, pihak penegak hukum menindak agen-agen togel yang tersebar di wilayah itu.

Ketua Komisi 1 DPRD Lebak, H. Enden Mahyudin, meminta aparat kepolisan melakukan tindakan masif ke para agen dan pengecer kupon togel.

Menurut Enden Mahyudin, kendati ptaktiknya dilakukan sembunyi-sembunyi, namun keberadaan agen dan pengecer judi togel sangat mudah ditemukan. Maka kata dia, sangat mudah bagi penegak hukum untuk menyelediki keberadaan agen dan pengecer kupon togel di Lebak.

“Saya yakin, dengan perangkat yang dimilikinya, kepolisan akan sangat mudah menindak para agen dan pengecer togel di Lebak,” tandas Ketua Komisi 1 DPRD Lebak, H. Enden Mahyudin, kepada awak media, Kamis (26/5/2022)

Lanjut Enden, karena praktek judi togel pelaku atau pemasangnya masyarakat umum, maka akan mudah menditeksi dimana saja titik-titik agen togel dan pengecernya.

Judi togel bahkan sudah merambah ke kalangan pelajar. Maka kata Enden, bisa disebut Kabupaten Lebak darurat judi.

Dia juga menghimbau, kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan agen dan pengecer kupon togel untuk melaporkan ke Kepolisian, agar pemberantasan perjudian di Lebak benar-benar sampai ke akar-akarnya.

Senada dengan DPRD Lebak, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lebak, Jafar Toha, juga prihatin dengan maraknya judi togel di Kabupaten Lebak.

Kata dia, kendati sudah banyak pelaku yang ditangkap, namun tetap saja perjudian jenis togel marak di Lebak dan masih berlansung sampat saat ini.

“Saya kira memang harus terus menerus dilakukan tindakan penegakan hukum bagi agen dan pengecer togel. Selain itu, informasi dari masyarakat juga diperlukan untuk membantu pihak kepolisian,” kata Jafar Toha.

Ketua Barisan Kiai Muda (Barkim) Kabupaten Lebak, H. Suryana, juga meminta agar, Kepolisian yang memiliki jaringan sampai ke tingkat desa, untuk melakukan tindakan tegas kepada agen dan pengecer.

Kata Suryana, masyarakat yang menjadi pelaku judi togel agar berkurang dan bahkan berhenti jika agen dan pengecernya tidak ada.

Sedangkan untuk judi online, kata Suryana, peran Kementrian Komunikasi dan Informatika yang dominan untuk memblokir situs-situs judi yang sekarang ini sangat mudah diakses.

“Judi sudah ada dari zaman ke zaman. Untuk menghilangkannya sangat tidak mungkin, tapi untuk menurunkan jumlah pelakunya tentu bisa,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, SIK.M.H saat dikonfirmasi tentang maraknya praktek judi togel di Lebak, kepada wartawan mengatakan “Pihaknya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan para Kapolsek untuk melakukan penyelidikan praktek judi togel.

“Dari kemarin (Rabu) dan hari (Kamis) ini saya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek untuk melakukan penyelidikan kepada para agen judi togel,” kata Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, SIK.M.H pada Kamis (26/5/2022) melalui sambungan selulernya kepada awak media.

Kapolres menegaskan, dirinya mempunyai komitmen untuk memberantas praktik perjudian di wilayah tugasnya,” tutup Wiwin Setiawan.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan awak media dari berbagai sumber, beberapa titik agen dan pengecer judi togel di seputaran Rangkasbitung ada di Kalimati, Stasion, Ona, depan BRI Mandala, Kaum, Sentral, Balong dan sejumlah titik lainnya yang ada di Rangkasbitung Lebak. (Warsa)

Sumber : Suara Nusantara bersama barisan Forwal

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.