Bupati Tapsel Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Romly

  • Whatsapp

Tapsel, 86News.co – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu hadiri undangan peresmian peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Romly, dan peresmian Gedung Putra Pesantren Al-Romly Bandar Hapinis Kecamatan Muara Batang Toru, Rabu (29/6).

Prosesi peletakan batu dan peresmian dirangkai dengan Wisuda penamatan Tahfiz Pesantren Al-Romly angkatan pertama yang mengusung tema “Membangun Generasi bersama Al-Qur’an”.

Muhazwar Nasution selaku pembina pesantren mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Bupati telah mendukung pembangunan pesantren tersebut.

“Sebagai bentuk dukungannya, pak Dolly yang memberikan sumbangsihnya sebesar Rp 25 juta (cocokkah ini ditampilkan) kami haturkan terimakasih banyak yang sedalam-dalamnya,” ujarnya.

Sementara Bupati Dolly mendoakan pesantren Al-Romly menjadi wadah yang makin banyak melahirkan Hafiz-Hafizah di Tapanuli Selatan.

“Tadi sudah sama kita dengar, impian anak-anak kita para Hafiz-Hafizah ini selain melanjutkan sebagai Guru Tahfidz dan Da’i, mari kita dorong anak-anak kita untuk mengisi ruang-ruang di masyarakat. Menjadi Hafiz yang dokter, Hafizah yang tergabung pada aparatur keamanan kita TNI-Polri.

Seperti para cendikiawan muslim kita di masa lalu. Di masa lalu kita mengenal Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, Al-Kindi, At-Tabari. Namun kita tidak perlu terjebak di masa lalu. Benar bahwa di masa lalu ilmuwan kita yang mewarnai khazanah ke ilmuwan dunia. Yang menjadi perhatian kita bersama adalah, bagaimana kita juga bisa menjadikan Iptek dan Imtak bisa beriringan.

“Jangan terjebak pada nostalgia kesuksesan di masa lalu. Sukses sebenarnya adalah bisa melahirkan sukses demi sukses yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pesantren yang ada perlu tetap bergandengan tangan dengan ke ilmuwan yang ada. Kami yakin filter yang kokoh menjadi budaya di lingkungan pesantren akan mewarnai kemajuan Tapanuli Selatan.

“Semakin banya pesantren seperti ini di Tapsel, kita berharap kedepan kabupaten Tapsel akan dikenal banyak melahirkan Hafiz-Hafizah yang akrab dengan teknologi,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan peletakan batu itu, dihadiri Kadis Pendidikan Tapsel, kabag kesra, camat, kepala desa, koramil kecamatan, polsek, Kakan Kemenag Tapsel, alim ulama, dan sejumlah tokoh masyarakat. (war)

ARTIKEL YANG DISARANKAN :

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.