Vonis Majelis Hakim Tipikor Palembang Tiga Terdakwa Korupsi di Musi Rawas Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU Kejari Lubuk Linggau

Berita, Uncategorized1142 Dilihat
banner 468x60

Palembang, 86News.co – Setelah melalui beberapa kali proses persidangan, akhirnya Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menjatuhkan vonis kepada tiga terdakwa kasus korupsi Penyertaan Modal Daerah Musi Rawas Sempurna kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT.Mura Sempurna Perseroda, Rabu (06/03/2024).

Dalam pembacaan putusannya di PN Tipikor Palembang,Hakim yang diketuai oleh Dr. Editerial,S.H,.M.H sebagai Ketua Majelis Hakim, Ardian Angga, S.H,M.H (Hakim Anggota), Wasalam makshid, S.H.,M.H (Hakim Anggota), Abu Bakri,S.H.,M.H (Panitera Pembantu),Eka Firdanita, S.H.,M.H (Panitera Pembantu) dihadapan Jaksa Penuntut Umum Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lubuk Linggau, Achmad Arjiansyah Akbar, S.H.,M.H.,M.Si (Kasi Pidsus), Yudhi P, S.H (Penuntut Umum) dan M. Jauhari, S.H. (Penuntut Umum).

banner 336x280

Terdakwa Andriyanto (Direktur BUMD), terbukti secara sah dan meyakinkan Bersalah melakukan tindak pidana Korupsi sebagaimana Dakwaan Subsidair Penuntut Umum.

Menjatuhkan Pidana Penjara Selama 1 Tahun dan 6 Bulan, dan Denda Sebesar Rp.200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) Subsidair 1 Bulan Kurungandan Memberikan Pidana Tambahan Berupa Uang Pengganti Sebesar Rp. 730.333.636 (Tujuh Ratus Tiga Puluh Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Enam Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah) yang telah dibayarkan Oleh Terdakwa H. Andriyanto, S.E.,M.M Bin Wahid tanggal 15 Januari 2024 di Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau sehingga Uang Pengganti Tersebut dirampas untuk Negara dan di setorkan ke kas Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Sementara terdakwa Ir. H. Ismun Yahya, terbukti secara sah dan meyakinkan Bersalah melakukan tindak pidana Korupsi sebagaimana Dakwaan Subsidair Penuntut Umum.

Menjatuhkan Pidana Penjara Selama 4 Tahun Penjara, dan Denda Sebesar Rp.250.000.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) Subsidair 2 Bulan Kurungan dan Memberikan Pidana Tambahan Berupa Uang Pengganti sebesar Rp. 134.250.000 – Rp. 5.000.000 : (Rp. 129.250.000) dan akan disita harta benda untuk membayarkan uang pengganti tersebut jika kurang atau tidak dibayarkan akan diganti dengan 6 bulan pidana penjara.

Sedangkan terdakwa Daryadi Bin Sahrul terbukti secara sah dan meyakinkan Bersalah melakukan tindak pidana Korupsi sebagaimana Dakwaan Subsidair Penuntut Umum.

Menjatuhkan Pidana Penjara Selama 6 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp.300.000.000.,- (Tiga Ratus juta rupiah) subsidair 3 bulan kurungan dan Memberikan Pidana Tambahan Berupa Uang Pengganti sebesar Rp.5.400.000.000,- (Lima miliar Empat Ratus Juta rupiah) dan akan disita harta benda terdakwa untuk membayar uang pengganti tersebut jika tidak cukup atau tidak dibayarkan akan di ganti dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Putusan mejelis hakim Tipikor Palembang ini lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Lubuk Linggau, dimana terdakwa Andriyanto 2 tahun, terdakwa Ir. H. Ismun Yahya 6 tahun dan terdakwa oleh JPU dituntut 7 tahun.

Sementara Itu, Kajari Lubuk Linggau Riyadi Bayu Kristianto, melalui Kasi Inteligen Wenarnold didampingi Kasi Pidsus Achmad Arjansyah Akbar kepada media mengatakan pihaknya menyatakan pikir pikir dahulu atas putusan tersebut dan akan meminta petunjuk pada pimpinan.

“Pikir-Pikir dan akan meminta petunjuk pada pimpinan atas putusan yang dibacakan oleh pihak PN Tipikor Palembang,”pungkasnya. (Rif’at Achmad)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *