Rekomendasi Tontonan Saat Ramadhan, Berikut Sinopsi Film 99 Cahaya di Langit Eropa

Berita, Uncategorized273 Dilihat
banner 468x60

86News.co — Film 99 Cahaya di Langit Eropa merupakan salah satu Film Religi Indonesia terbaik. Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto. Film ini hasil adaptasi dari sebuah novel  dengan judul yang sama yakni 99 Cahaya Di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra, diproduksi oleh Maxima Pictures. Berikut sinopsis film 99 Cahaya Di Langit Eropa adalah:

banner 336x280

Film 99 Cahaya Di Langit Eropa merupakan kisah perjalanan hidup dari Rangga Almahendra dan Hanum Salsabiela. Pada film ini Rangga diperankan oleh Abimana Aryasatya dan Hanum diperankan oleh Acha Septriasa. Diceritakan bahwa Hanum yang sebelum mengikuti Rangga memiliki profesi sebagai jurnalis dan pembawa acara berita di salah satu televise swasta Indonesia.

Kemudian suatu saat Hanum berhenti bekerja untuk menemani dan mengikuti Rangga yang kuliah doktorat di Vienna, Austria. Lalu mereka pun ceritakan cara mereka beradaptasi bertemu dengan sahabat mereka di Benua Biru pada film 99 Cahaya di Langit Eropa.

Hanum yang semasa di Indonesia terbiasa bekerja mulai merasakan bosan ketika tinggal sendirian dirumah. Ketika suaminya kuliah dia pun mulai merasakan kebosanan. Kemudian dia pun memutuskan mencari pekerjaan.

Ketika dia memulai mencari pekerjaan Hanum bertemu dengan Fatma Pasha yang diperankan oleh Ralin Shah. Keduanya yang bertemu disebuah tempat kursus bahasa Jerman. Fatma yang ternyata juga sedang mencari pekerjaan, dan dia pun bercerita pada Hanum bahwa dia pernah ditolak pada saat melamar pekerjaan.

Dan kemudian alasan dari pemilik toko menolaknya dikarenakan bahasa Jerman Fatma yang kurang fasih. Akan tetapi Fatma menyangka bahwa dia ditolak bukan lantaran itu, dia mengatakan mungkin dia ditolak lantaran Fatma yang menggunakan jilbab.

Hingga akhirnya banyak hal yang kemudian mereka bicarakan termasuk tentang agama Islam. Mendengar cerita dari Fatma, Hanum menjadi sangat kagum dan bangga pada ibu satu anak itu. Bagi Hanum, Fatma merupakan sosok ibu yang sangat cerdas, memiliki perilaku yang sangat baik sebagai muslimah dan ibu yang sangat baik.

Mereka pun merasa sangat cocok dan memiliki banyak kesamaan termasuk agama yang mereka yakini. Kemudian suatu waktu Hanum pun diajak ke sebuah bukit Kehlenberg, bukit ini merupakan sebuah tempat yang menurut Fatma menjadi salah satu saksi kegagalan ekspansi Turki pimpinan Kara Mustafa ke wilayah Eropa bagian barat.

Kemudian dari Fatma, Hanum banyak belajar mengenai jejak Islam di Eropa yang dibawa oleh bangsa Turki pada era Merzifonlu Kara Mustafa Pasha di Kesultanan Utsmaniyah. Dan tidak hanya Hanum, Rangga pun ikut belajar banyak hal terutama tentang menjadi seorang muslim di Eropa. Pada saat Rangga kuliah, dia cukup sering mengalami hal-hal yang tidak pernah dia alami selama di Indonesia.

Seperti salat yang dilakukan di sebuah ruangan yang telah disediakan oleh Prof. Reinhard. Hal menariknya yakni tempat tersebut merupakan ruangan yang disediakan untuk agama Kristen, Katolik, Islam dan Konghucu. Dan Rangga menyebut itu sebagai toleransi antar beragama. Selain itu juga Rangga sempat mengalami konflik batin, dimana Prof. Reinhard yang mengadakan ujian di hari jumat siang.

Waktu tersebut merupakan waktu yang digunakan pada saat melakukan salat jumat. Namun Prof. Reinhard tidak paham akan hal tersebut. Lalu semua pengetahuannya Hanum tentang Islam di Eropa pun semakin bertambah setelah Fatma mengenalkan Hanum pada sejarawan Perancis yakni Marion Letimer yang diperankan oleh Dewi Sandra. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *