Dirut PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran : Kita Terus Berbenah Dalam Penyediaan Air Kepelanggan

Berita, Uncategorized381 Dilihat
banner 468x60

Pangandaran, 86News.co – Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, kebutuhan air pun akan meningkat seiring pertumbuhan jumlah manusia, maka diperlukan sistem penyediaan air bersih yang tepat. Salah satunya adalah jaringan distribusi yang merupakan sistem yang mengatur pendistribusian air kepada pelanggan secara merata.

Dalam upaya penyediaan air bersih, jaringan distribusi merupakan hal yang penting. Karena jaringan distribusi inilah yang menyalurkan air dari intalasi pengolahan air menuju ke masyarakat.

banner 336x280

Terkait dengan meningkatnya kebutuhan air bersih mendatang, PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang diinginkan serta tekanan air yang mencukupi, tanpa jaringan distribusi yang mencukupi maka hal tersebut tidak mampu dipenuhi oleh PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran. Dari hal – hal tersebut maka perlu adanya pengembangan jaringan distribusi air bersih untuk memenuhinya.

PDAM Tirta Prabawa Mukti merupakan Perusahaan Umum Daerah Air Minum selama ini dari jumlah masyarakat Pangandaran belum semua menikmati air bersih, karena beberapa tahun lalu Pangandaran menjadi daerah pemekaran sehingga tidak terlepas banyak pembangunan, oleh karena itu secara otomatis diperlukan adanya pengembangan jaringan distribusi air Bersih.

Mengingat beberapa tahun ini tekanan air khusus untuk wilayah Pangandaran dijalur pasar tekanan air bersihnya sudah ada, maka Direktur PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran, Agus Teguh Suryaman diruang kerjanya mengatakan, terus melakukan penjoinan kembali sambungan pipa distribusi, karena tekanan air menurun pada tahun sebelumnya, dan pada tahun ini dilakukan penjoinan kembali sesuai regulasi saluran air pembawa air baku itu harus di dalam area pengolahan.

Dia mengatakan, hingga saat ini, PDAM sudah memiliki sekira 4.000 lebih pelanggan dengan menggunakan instalasi saluran air yang sudah ada dari pengalihan aset kabupaten induk Ciamis.

Sebelumnya, saluran air dipasang di bibir sungai, sekarang kita bangun di dalam area pengolahan untuk memisahkan endapan lumpur dan sampah dengan sistem pompanisasi ke intake, sehingga kualitas air jauh lebih bersih dan mengurangi penggunaan bahan pemutih.

“Kemarin kami sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak Krakatau Tirta Industri (KTI) anak perusahaan Krakatau Steel yang ditandatangani langsung oleh Bupati di Jakarta akhir Januari kemarin, dengan tujuan untuk menambah kuantitas dan kualitas air yang diproduksi, karena kita ingin menjangkau ke hotel-hotel dan restoran, serta pemukiman masyarakat,” ujar Agus.

Diharapkan, dengan beroprasinya saluran Pembawa Air Baku Intake semaksimal mungkin, ini dapat meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat pangandaran.

Terkait penambahan pelanggan disektor wisata, Iapun akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder perhotelan dan staf khusus, sehingga pelanggan bertambah.

“Kaitan dengan jumlah pelangga, memang harus kita geber, khususnya di perhotelan, di pariwisata, Alhamdulilah dengan dibentuknya staf khusus untuk mensupot PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran, khususnya untuk pengembangan jaringan pelanggan daerah wisata yaitu hotel dan restoran,” pungkasnya. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *