Oknum Kepala Desa Kertahayu di Jatuhi Vonis dan Dinyatakan Bersalah Oleh PN Kota Banjar

Berita, Uncategorized222 Dilihat
banner 468x60

Banjar, 86News.co – Kasus pelecehan seksual Pornografi dan UU ITE yang dilakukan oleh oknum kepala desa kertahayu kecamatan pamarican kabupaten ciamis akhirnya sampai ke agenda putusan atau vonis di pengadilan negeri kota banjar, Senin 25 maret 2024

Dalam Agenda sidang tersebut di hadiri oleh personel polres Kota banjar beserta kapolsek purwaharja yang ikut mengamankan demi cipta kondusif dan kelancaran jalannya persidangan

banner 336x280

Usai sidang awak media mewawancarai (JPU) jaksa penuntut umum Pragesta Sudarso SH mengatakan Dalam putusan ini ada disparitas yang lumayan di bawah setengah nya dari tuntutan awal yaitu 2 tahun 6 bulan penjara dan denda 50 juta subsider 6 bulan kurungan, namun Majelis hakim memvonis 1 tahun dan denda 5 Juta Rupiah subsider 1 bulan.

“Makanya tadi terdakwa dan Penasehat hukum nya akan pikir pikir dan kami pun dari pihak JPU pikir pikir dan akan melaporkan hasil putusan kepada pimpinan apa langkah yang akan kita ambil jadi tujuh hari kedepan nanti kita pastikan mau ngambil sikap seperti apa,”ujarnya

Pragesta SH menambahkan menyikapi kewenangan hakim sebenarnya kita tidak berhak mengomentari tapi dengan GEP yang lumayan jauh dari tuntutan.

“Kemungkinan kita akan mengambil upaya hukum lebih lanjut setelah melapor kepada pimpinan dan akan menunggu perintah dari pimpinan,”tegasnya

Awak media pun mewawancarai

Sementara itu, korban Sinta Rosita mengungkapkan saya merasa kecewa dengan hasil putusan karena tidak sesuai dengan tuntutan JPU.

“Saya seorang wartawati yang di lecehkan dan menuntut keadilan hukum demi harga diri seorang perempuan,”katanya

Sinta menegaskan agar jangan sampai ada korban pelecehan seksual berikutnya yang di lakukan oleh terdakwa oknum kepala desa kertahayu, untuk itu saya akan berkoordinasi menindak lanjuti ke LBH DPP Aliansi Wartawan Pasundan bersama kuasa hukum saya. Pungkasnya.

LBH DPP AWP Adv P. Cahyo Purnomo SH menyikapi hasil putusan menurutnya ada Disparitas/Perbedaan yang cukup mencolok, penjatuhan hukuman badan/kurungan dibawah setengah nya begitu pula denda yang hanya 5 juta dari tuntutan JPU 50 juta apabila penjatuhan hukuman badan/kurungan/penjara setengahnya dari tuntutan JPU itu masih logis tetapi penjatuhannya perbedaannya sangat mencolok tentunya menjadi bahan analisa dan koreksi kami dari team Advokat LBH DPP AWP. Singkatnya

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *