PHK Sepihak, Karyawan Demo Kantor BUMN dan Kantor Pusat PT PELNI

Berita, Uncategorized551 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, 86News.co – Sejak thn 1990 Ibu Firi dan kawan kawan bekerja sebagai karyawan PT pelni, SK pengangakatan dari PT Pelni di nyatakan Pegawai Darat, dan seiring waktunya berjalan, Ibu Firi dkk di tempatkan Di RS Pelni, yang pada saat itu RS Pelni merupakan usaha sampingan PT. Pelni, semua hak dan kewajiban sama dengan kawan kawan di PT Pelni dengan satu PKB.

”Di tahun 2007 RS pelni berubah status menjadi PT yg mempunyai badan Usaha sendiri dan kami di nyatakan spinoff namun kami tidak pernah menandatangani pengalihan status kami di mulai thn 2007 itulah hak hak kami terabaikan, ada hak kesejahteraan yg di PT. Pelni kami tidak dapatkan, kami masih belum mempertanyakan karena kami hanya pegawai dan hanya memikirkan kerja dan tidak sempat untuk memikirkan hal hal yang lain,” jelas Ibu Firi kepada awak media, Selasa, 2 April.

banner 336x280

” Yang sangat terasa pada thn 2013 kami sudah tidak mendapatkan Hak Tunjangan anak sekolah, sejak thn 2013 kami menanyakan tentang status kami yang sebenarnya, kami datang dengan membawa keluhan keluhan kami, yang intens sejak thn 2015, Direksi berganti namun tidak satupun yg ingin menuntaskan keluhan kami,” jelasnya lagi.

Pada tahun 2022 ada direksi yg mempunyai hati yang akan menyelesaikan keluhan kami, diberikan opsi :

1.kembali ke pt pelni dengan resiko ditempatkan di seluruh cabang Pt Pelni

2 diserahkan ke Rs pelni dengan tidak mengurangi masa kerja

3 tidak memilih keduanya, proses masih berjaln pejabat tsb di mutasi, sehingga datang pejabat baru yg mengatakan bahwa Pt pelni telah memutuskan bahwa kami yg bekerja di Rs pelni akan di lakukan phk dengan alasan spinof tanpa ada pilihan yg lain hanya satu diserahkan ke Rs Pelni dengan di berikan hak hak pesangon sesuai uu cipta Kerja , tidak ada komunikasi intens selama mereka akan memPHK kami, tidak ada ruang diskusi untuk kami baik Serikat pekerja ataupun perwakilan karyawan

”Di Tgl 27/2 Datanglah perwakilan PT Pelni mengundang kami semua dengan agenda Sosialisasi tindak lanjut Status Kepegawaian PT. pelni, Namun apa yg kami dengarkan dan simak mereka memberitahukan Surat Pemberitahuan PHK di dalam forum Serikat pekerja di bungkam tidak ada pertanyaan atau diskusi atas nama SP, mereka memberikan amplop nominal pesangon yg mereka akan berikan,
Pada saat itu semua shock kaget kecewa dengan keputusan yg tidak kami harapkan,” ujar Ibu Firi lagi.

Pada akhir pertemuan Ibu Firi Dkk di berikan pilihan apabila mau bersanggah atau penolakan silahkan

Pada tgl 1 maret kami (5 )orang awal lalu mundur 1 orang sehingga 4 membuat surat penolakan yg di tukan ke Dirut PT Pelni dengan berharap kebijakan dari dirut untuk dapat Ibu Firi dkk di pekerjakan kembali di PT pelni di karenakan sebentar lagi pensiun, saat ini ibu Firi dkk sudah rata rata mengabdi antara 25 sampai 35 thn

“Pada tgl 21 kami menanyakan bagaimana tentang hasil tanggapan terhadap penolakan kami yg hanya 4 orang, Mereka tetap memberikan surat PHK kepada kami , tidak ada negosiasi apapun untuk kami, pada saat itu juga kami ingin bertemu langsung dengan Dirut tapi kami tetap di halangi, Pada tgl 1 maret 2023 juga kami minta bantuan Serikat pekerja PT pelni untuk di lakukan BiPartit namun surat 1 tidak juga di tanggapi,” ujarnya lagi.

” Tgl 27/3/24 kami masih berharap ada tanggapan dari Direksi atas penolakan kami dengan PHK yang kami alami, namun tidak ada respon apapun untuk kami, Sehubungan hal tersebut maka kami kemarin dengan datang ke polres gambir untuk memberitahukan, kami akan melalukan Aksi Unjuk rasa di kantor BUMN dan Kantor Pusat PT Pelni Pada hari ini tgl 2/4/2024,” tutup Ibu Firi. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *