Asosiasi Kios Pupuk Kabupaten Pangandaran Resmi di Kukuhkan

Berita, Uncategorized161 Dilihat
banner 468x60

Pangandaran, 86News.co – Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pupuk pangandaran sekaligus menggelar Rapat Koordinasi bersama dengan Pengurus serta Instansi Pemerintahan yang di Gelar di Sekretariat BUMP Kapulaga di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Rabu (22/05/2024).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan mengatakan bahwa kios pupuk mempunyai peranan penting bidang pertanian.

banner 336x280

“Maka kios menyalurkan pupuk sebagaimana mestinya jangan sampai ada penyelewengan dan pupuk itu ada subsidi non subsidi,”katanya

Menurut Wabup, bila terjadi kelangkaan pupuk ada penyebab nya bisa akibat tidak seimbangnya antara kebutuhan dengan pasokan atau akibat dari ada nya penyelewengan

“Saya mengharapkan agar kios pupuk dapat menjual, dan menyalurkan pupuk sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai wilayah nya, “tegasnya.

Sementara itu, Menurut Ketua Kios Pupuk Pangandaran H. Maman Ms, Spd mengatakan Alhamdulillah mulai hari ini sudah di Kukuhkan Pengurus dan disaksikan langsung Oleh H. Ujang Endin Indrawan selaku Wakil Bupati Pangandaran, Perwakilan Dari Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dewan Penasehat Serta Anggota Asosiasi Kios Pupuk Bersubsidi Pangandaran.

Selain itu, juga Alhamdulillah kedepannya saya berharap untuk para Kios Pupuk di Kabupaten Pangandaran saya meminta untuk nyaman, aman, dan sukses untuk kemajuan masyarakat Pangandaran.

“Bukan hanya itu, kepada semua kios yang saat ini sebanyak 38 se-Kabupaten Pangandaran untuk dapat melakukan penyamaan harga Pupuk sesuai aturan yang ada,”katanya

Untuk saat ini ketersediaan Pupuk di wilayah pangandaran tidak ada kekurangan, namun apa yang dikatakan masyarakat bahwa pupuk itu sulit adalah dari proses pembelian yang mengharuskan menggunakan KTP yang terdaftar di RDKK, selain itu keperluan yang tidak sesuai permintaan petani.

“Dimana menurut masyarakat bahwa pupuk di pangandaran sulit, namun nyatanya yang mempersulit adalah sistem pembeliannya saja bukan Kios yang harus dipermasalahkan,”tegasnya

Dimana dalam hal perolehan pupuk ini saya juga mempertanyakan pada pemerintah daerah, dimana untuk memperoleh pupuk harus penggunaan KTP yang terdaftar di RDKK. Sebenarnya Pupuk dari Pemerintah Lancar namun untuk membeliannya sulit oleh para petani, dimana diharuskan oleh petani yang terdaftar di RDKK.

“Saya berharap untuk semua kios di pangandaran semua bisa nyaman dan terkait permasalahan harga agar sesuai dengan aturan yang berlaku, dan untuk para petani harus tetap bisa bertani,”tandasnya (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *