Upaya Pencegahan Stunting Pemdes Tebing Abang Adakan Rembuk Stunting

Berita, Uncategorized120 Dilihat
banner 468x60

Banyuasun, 86News.co – Stunting artinya gagal tumbuh yang disebabkan kurangnya gizi kronis pada hari pertama kehidupan balita yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau pendek serta tubuhnya tidak tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya.

Upaya untuk mengatasi hal tersebut Pemdes desa Tebing Abang kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan gelar acara Rembug Stunting di kantor desa Jum’at ( 24 Mei 2024 ).

banner 336x280

Acara rembug ini di buka oleh Kepala desa Nurhasim dihadiri, perangkat desa,ketua Bpd dan anggota,Babinkamtibmas,tenaga kesehatan Bidan, Tim Penggerak PKK desa, kader KB desa, Pendamping Desa, Pendamping lokal desa, Kader Pembangunan Manusia, Kader Posyandu, Lembaga Masyarakat Desa, Ibu Hamil dan Menyusui, Ibu yang memiliki anak Baduta/Balita, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat.

Rembug Stunting ini merupakan salah satu rangkaian pra musyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun 2025, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting maupun Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 yaitu Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan Dana Desa untuk pencegahan dan penanganan stunting.

Kepala desa Tebing Abang mengatakan “Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah dikarenakan masalah ini mempengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak, maka diwajibkan bagi desa menuangkan dalam RKP Desa dan APBDes untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting.

Rembug akhirnya memberikan ruang tanya jawab dipandu oleh Pendamping desa Idham Toyib SE dan Pendamping Lokal desa Pitriyanti S E serta Bidan desa atau KPM (Kader Pembangunan Manusia) Laini Yanti

Adapun hasil kesepakatan rembuk Stunting Tingkat Desa yang Menjadi Prioritas Unggulan adalah :Mensosialisasikan konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting;
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu;
Penyuluhan kepada kelompok sasaran Percepatan Penurunan Stunting yaitu Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Anak berusia 0 (nol) – 59 (lima puluh sembilan) bulan;
Mengaktifkan Meja 5 Posyandu;
– Monitoring kegiatan Posyandu tiap Bulan oleh Perangkat Desa dan Tim Penggerak PKK Desa;
– Pendampingan Ibu Hamil oleh Kader Posyandu;
– Penyuluhan pemberian ASI eksklusif;
– Promosi dan mengembangkan pemberian Makanan Pendamping ASI bagi anak usia 6 – 23 Bulan;
– Standarisasi alat ukur
(A.S)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *