Ada Apa Pembangunan Tower BTS Di Wilayah Pamulihan Tidak Ada Surat Pemberitahuan Tertulis Ke Forkopincam

Berita, Uncategorized472 Dilihat
banner 468x60

86news co.Sumedang-Pembangunan sebuah menara tower Base Tranceiver Station (BTS) yang berdiri di RT/RW 01/13 Dusun Cilengsar Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Diduga kelabui Forkopincam Dan Pemdes, Minggu (02/06/2024).

Awak Media Mendatangi lokasi pembangunan Tower BTS pada Hari Minggu (26/05/2024), namun tidak ada yang bekerja dan pembangunan tower tidak ada papan atau baliho terkait informasi pembangunan tower maupun K3, Awak Media menemui Ketua RT setempat dan sekalu Pemilik Lahan yang disewa oleh perusahaan Tower tersebut dan menyampaikan kepada Awak Media

banner 336x280

“Pekerjaan tower sudah dua hari libur dan perijinan lingkungan sudah selesai dengan warga, dengan ketinggian tower 52 Meter, sistem sewa lahan 11 tahun, dan ada warga yang tidak setuju pembangunan tower tapi itu warga yang diluar radius tower dan yang diberikan kompensasi pembangunan tower itu pemilik rumah dan pemilik lahan sesuai radius,” Ujar Ketua RT 01.

Pada Hari Senin (27/05/2024) Awak Media menemui Ketua RW 13 di Rumahnya dan mempertanyakan Sampai sejauh mana terkait pembangunan Tower BTS.

“Perijinan lingkungan sudah beres yang di dalam radius, dan yang memegang uang kompensasi untuk warga yang terdampak yaitu Ketua RT 01 sebesar Rp 10.000.000, harusnya perusahaan tower datang ke RT baru ke RW untuk proses sosialisasi pembangunan Tower,” Jelas Ketua RW 13.

Ketua RW 13 menambahkan “Namun perusahaan hanya mengajak bicara Ketua RT dan ketua RT secara pribadi mensosialisasikan Pembangunan Tower dan mengurus perijinan warga Secara Dor To Dor (dari rumah ke rumah) tanpa mengajak atau me musyawarahkan dengan Ketua RW terlebih dahulu tau tau sudah beres untuk surat perijinan warga di lingkungan radius Tower harusnya dimusyawarahkan dulu,” Tutur Ketua RW 13.

Pada Hari Minggu (26/05/2014), Jurnalis memelertanyakan terkait pembangunan Tower Melalui Whats App kepada Kepala Kapolsek Pamulihan Polres Sumedang, IPTU TRI SUNU SUPARJIANTO menyampaikan “Belum menerima Surat Pemberitahuan tertulis terkait Pembangunan Tower BTS di Wilayah Desa Cigendel dari Perusahaan” Jelasnya.

Di hari yang sama Kepala Desa Cigendel Mulyana, Menyampaikan melalui Pesan Whats App Kepada Jurnalis untuk Pembangunan Tower “Ke Desa hanya ada surat yang harus ditanda tangan yaitu hasil perijinan dari warga untuk pembangunan tower, kalau mau coba hubungi bagian Sitac nya” Ujar Kades, Dengan ucapan Pak Kades hanya ada surat perijinan awal bukan Surat Pemberitahuan Untuk Pembangunan secara tertulis untuk pemberitahuan kepada Desa dari Perusahaan.

Di hari yang sama juga Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan menyampaikan terkait pembangunan tower melalui Whats app “Nanti kita cek ke Babinsa,” Jelasnya.

Awak Media mencoba menghubungi bagian Sitac Beben dari PT Daya Mitra yang ikut andil dalam pengerjaan Tower pada Hari Minggu (26/05/2024), namun sampai saat ini Minggu (02/06/2024), belum ada balasan pesan ataupun telepon dari Sitac kepada Awak Media.

 

*Tim*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *