CACA Sumsel Minta Bawaslu Sumsel Buat Laporan Resmi Ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu

Berita, Uncategorized122 Dilihat
banner 468x60

Palembang, 86news.co – Puluhan Masa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan (CACA SUMSEL) sambangi Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sumatera Selatan (Bawaslu Sumsel) terkait adanya dugaan setoran didalam rekrutmen Calon Anggota PPK dan PPS di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Reza Fahlepie Ketua CACA SUMSEL sekaligus Koordinator Aksi,yang di dampingi oleh Mukri AS Koordinator lapangan kepada awak media usai menyampaikan orasinya di Kantor Bawaslu Sumsel, Senin (10/06/24).

banner 336x280

“Iya hari ini kami, Corpotion Anti Corruption Agency Sumatera Selatan (CACA Sumsel) melakukan aksi demonstrasi di Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan,”ujar Reza.

Sehubungan dengan Informasi dari masyarakat dan hasil investigasi CACA Sumsel di lapangan, kami menemukan adanya dugaan indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan yang mengarah pada tindak pidana PUNGLI oleh oknum 5 Komisioner KPU Kabupaten Banyuasin.

Pada pelaksanaan rekrutmen calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), yang digelar beberapa waktu lalu di tengah pelaksanaan tes diduga adanya permintaan sejumlah uang bagi peserta dibandrol sebesar Rp.7 – 10 juta untuk memastikan kelulusan.

Dan, juga dalam pemberitaan di media telah viral beberapa hari yang lalu, bahwa oleh Oknum Komisioner telah mengembalikan uang kepada calon peserta Rekrutmen yang tidak lolos.

Adapun tuntutan kami ke Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan sebagai beeikut :
1. Meminta Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan untuk segera membuat laporan secara resmi ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Terkait adanya Dugaan 5 Komisioner KPU yang meminta setoran kepada calon anggota PPK dan PPS Banyuasin untuk memastikan kelulusanya.

2. Meminta kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk segera memanggil dan menindaklanjuti Dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh seluruh Komisioner KPU Kabupaten Banyuasin.

Dan, Reza menambahkan dalam rangka mendorong terwujudnya Rekrutmen PPK dan PPS yang jujur dan adil sesuai dengan undang undang, tidak seharusnya Oknum Komisioner meminta setoran karena hal tersebut merupakan pelanggaran Etik dan moral. Kalau tidak mampu menjalan amanah silahkan membuat surat pengunduran diri.

Serta, berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menindaklanjuti polemik ditengah-tengah masyarakat. Dan Bawaslu Provinsi Sumsel agar segera memanggil 5 komisioner KPU Banyuasin untuk dimintai klarifikasi.

“Serta dalam waktu dekat CACA SUMSEL akan melakukan aksi di depan kantor KPU Banyuasin dan akan membawa Kain Kapan untuk meminta 5 komisioner KPU Banyuasin bersumpah di atas Alqur’an kalau memang benar-benar tidak menerima suap,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan Rahmat Fauzi Mursalin mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada Pengurus CACA Sumsel yang telah hadir di sini dan melakukan unjuk rasa secara damai.

“Permohonan maaf dari Ketua Bawaslu Sumsel karena tidak bisa menemui langsung CACA Sumsel, saya mewakili dari Komisioner terkait pernyataan atau sikap yang disampaikan kami sudah mendengarnya nanti akan kami sampaikan dan kami laporkan ke Pimpinan, dan kami berharap nanti laporannya di sertai dengan bukti-bukti yang jelas dan akurat,” Tegasnya. (Agus)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *