Indramayu, 86News.co – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan di Kabupaten Indramayu, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya kemampuan dasar dalam penanganan kondisi darurat.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan Kegiatan pelatihan yang diberikan Basarnas ini mencakup materi P3K, K3, P4K, dan K4, yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.
“Pelatihan ini memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar mereka bisa menyelamatkan dirinya sendiri maupun orang lain,” ujar Ade
Pelatihan dilakukan dalam dua bentuk, yakni teori dan praktik langsung, dengan pendampingan langsung dari instruktur Basarnas.
“Di dalam pelaksanaannya nanti ada teori dan praktik yang diberikan oleh teman-teman instruktur dari Basarnas,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena membekali masyarakat kemampuan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
“Artinya bukan hanya bagi masyarakat umum, tapi juga bagi peserta pelatihan sendiri agar bisa menolong dirinya sendiri maupun orang lain dalam keadaan darurat,” tambahnya.
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan pertolongan pertama dan langkah penyelamatan saat terjadi bencana.
Pelatihan yang diikuti 160 peserta ini berlangsung selama satu hari, dengan fokus pada pemahaman dasar pertolongan pertama (First Aid) dan teknik pencarian serta pertolongan di situasi darurat.
“Pelatihan ini dilaksanakan khususnya bagi masyarakat Kabupaten Indramayu agar mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi di wilayahnya,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI, Daniel Muttaqin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Basarnas. Ia menegaskan komitmen DPR untuk terus mendukung Basarnas, terutama dalam hal penguatan peralatan dan anggaran.
“Selama ini Basarnas sudah bekerja dengan sangat baik dan responsif terhadap kejadian-kejadian bencana di seluruh Indonesia. Sebagai mitra Komisi V, kami akan terus memberikan dukungan, terutama dalam bentuk dukungan anggaran dan peningkatan fasilitas,” ujarnya.
Daniel menambahkan, dalam rencana anggaran tahun 2026, DPR telah membahas upaya untuk menambah alokasi anggaran bagi Basarnas agar dapat bekerja lebih optimal dan profesional.
(KRN)











