Aceh Selatan, 86News.co – Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Lhok Tapaktuan, Juandra, menegaskan bahwa kegiatan Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) Cabang Arung Jeram yang berlangsung di Kecamatan Kluet Tengah bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga wadah pembinaan karakter generasi muda.
Juandra turut hadir menyaksikan secara langsung pembukaan resmi Pra PORA Ke-IV Cabang Arung Jeram yang dibuka oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS., SE., M.Sos, di Gampong Malaka, Kecamatan Kluet Tengah, pada Kamis (13/11/2025) sore. Kehadiran Juandra bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah turut menambah semarak suasana pembukaan yang berlangsung di tepi Sungai Kluet tersebut.
Menurut Juandra, semangat kebersamaan, disiplin, dan sportivitas yang ditanamkan melalui olahraga arung jeram merupakan nilai-nilai penting dalam membentuk generasi tangguh dan berjiwa pemimpin.
“Arung jeram bukan sekadar lomba memacu adrenalin di sungai. Di balik itu, ada pelajaran tentang kerja sama tim, kepemimpinan, dan keberanian menghadapi arus kehidupan. Ini sangat relevan untuk membina karakter pemuda Aceh,” ujar Juandra di sela-sela acara pembukaan.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) yang telah berupaya memajukan olahraga berbasis alam tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi ajang memperkuat silaturahmi antar daerah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
“Sungai Kluet bukan hanya warisan alam, tapi juga simbol kekuatan masyarakat kita. Dengan menjadikannya arena olahraga, kita sekaligus mengajarkan generasi muda untuk menjaga dan menghormati alam,” tambahnya.
Juandra berharap para atlet yang bertanding dapat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta membawa nama baik daerah masing-masing dengan penuh tanggung jawab.
“Menang bukan tujuan utama, tapi bagaimana kita tumbuh sebagai manusia yang lebih baik. Itu makna sejati dari kompetisi,” tutupnya. (Id)











