Bandung -86News co.-Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedy Mulyadi, secara resmi mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2026 kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang tersebar di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Bandung Selasa 30/12/2025
Dalam pidato resmi yang disampaikan melalui Kantor Gubernur Jawa Barat, beliau mengungkapkan harapan besar agar tahun yang akan datang membawa berkah, kemakmuran, dan kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pada momen pergantian tahun yang penuh makna ini, saya sebagai Gubernur Jawa Barat, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan secara pribadi, mengucapkan selamat tahun baru 2026 kepada seluruh warga Jawa Barat yang saya cintai. Semoga tahun yang baru ini menjadi awal yang baik bagi kita semua, membawa keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran yang nyata bagi setiap keluarga di tanah Jawa Barat,” ucap Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi dengan penuh semangat.
Sebagai bagian penting dari pesan tahun baru, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi mengeluarkan imbauan yang sangat tegas terkait larangan penggunaan kembang api saat perayaan tahun baru. Beliau menjelaskan bahwa larangan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga untuk melindungi lingkungan serta mencegah terjadinya insiden kebakaran yang seringkali terjadi akibat penggunaan kembang api yang tidak terkendali.
“Kita semua tahu bahwa setiap tahun, perayaan tahun baru seringkali diiringi dengan pembakaran kembang api yang tidak hanya menyebabkan polusi udara dan suara bising yang mengganggu, tetapi juga berpotensi besar menyebabkan kebakaran hutan,
pemukiman warga, serta cedera pada diri manusia dan hewan peliharaan. Oleh karena itu, saya mengimbau dengan sangat tegas kepada seluruh warga Jawa Barat: JANGAN MENYALAKAN KEMBANG API saat perayaan tahun baru, baik di rumah pribadi, tempat umum, maupun di wilayah mana pun di Jawa Barat,” tegas beliau.
Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara ketat. Bagi pihak yang tetap melanggar larangan tersebut, akan diberikan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Tidak ada kompromi dalam hal ini. Bagi siapa pun yang masih berani melanggar larangan menyala-kan kembang api, akan dikenakan tindakan hukum yang tegas serta sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang ada. Tim gabungan dari berbagai instansi telah siap ditempatkan di berbagai titik strategis se-Jawa Barat mulai dari menjelang pergantian tahun hingga beberapa hari kemudian untuk memastikan larangan ini dapat ditegakkan dengan baik,” jelas Gubernur Dedy Mulyadi.
Selain itu, beliau juga mengajak masyarakat untuk memilih alternatif perayaan tahun baru yang lebih positif dan bermanfaat, seperti berkumpul bersama keluarga, melakukan kegiatan keagamaan, atau berpartisipasi dalam acara tahun baru yang diselenggarakan oleh pemerintah atau masyarakat lokal dengan tetap memperhatikan protokol keamanan dan ketertiban.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Dedy Mulyadi juga tidak lupa mengungkapkan keprihatinan dan rasa simpati yang mendalam terhadap saudara-saudari kita seluruhnya yang sedang menghadapi musibah di berbagai wilayah di Pulau Sumatra. Beliau menjelaskan bahwa musibah yang terjadi, baik berupa bencana alam maupun peristiwa lainnya, menjadi beban bersama yang harus kita tanggapi dengan sikap saling membantu dan solidaritas yang tinggi.
“Saya juga ingin mengangkat bicara tentang saudara-saudari kita di Sumatra yang saat ini sedang menghadapi ujian musibah. Kita tidak bisa berdiam diri melihat saudara kita mengalami kesulitan dan penderitaan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk bersama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kesehatan yang penuh kepada semua korban musibah, serta diberikan kekuatan dan kelancaran agar segala kesulitan yang mereka alami dapat segera selesai.
Semoga proses pemulihan dan pembangunan kembali dapat berjalan dengan cepat, sehingga mereka dapat kembali menjalankan kehidupan normal seperti sediakala,” ujar beliau dengan nada yang penuh empati.
Gubernur juga mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan bantuan darurat berupa bahan makanan, obat-obatan, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya yang akan segera dikirimkan ke wilayah yang terkena musibah di Sumatra. Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari rasa kekeluargaan dan solidaritas antar daerah di tanah air Indonesia.
“Kita adalah satu bangsa dan satu tanah air, maka kesusahan saudara adalah kesusahan kita bersama. Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memberikan dukungan sebanyak mungkin untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatra. Selain bantuan materi yang sudah disiapkan, kita juga akan mengirimkan tim tenaga kesehatan dan relawan untuk membantu proses penanganan korban dan pemulihan wilayah yang terkena dampak musibah,” tambahnya.
“Semoga tahun baru 2026 menjadi tahun yang membawa perubahan positif bagi kita semua. Mari kita jadikan tahun ini sebagai awal dari perbaikan diri, perbaikan lingkungan sekitar, dan perbaikan kualitas hidup seluruh masyarakat Jawa Barat. Bersama kita bangun Jawa Barat yang lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat. Selamat tahun baru 2026, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua,” pungkas Gubernur Dedy Mulyad
Penulis : Wawan
https://tiktok.com/@wawansangkuriang34
https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150











