Lampung, 86News.co – Di tengah arus globalisasi yang tidak dapat dihindari, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI menjadi instrumen penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR/MPR RI, Ir. Hanan A. Rozak, M.S kepada peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR di Menggala, Senin siang (16/03/2026)
Hanan Rozak menjelasakan bahwa dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, masyarakat Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berdaulat, bersatu, dan berkarakter.
Menurut Hanan, Di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi, informasi, ekonomi, dan budaya berlangsung sangat cepat serta melintasi batas-batas negara.
“Globalisasi membawa banyak manfaat, seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan kemudahan komunikasi. Namun di sisi lain, globalisasi juga menghadirkan tantangan terhadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan identitas bangsa Indonesia, ” kata Hanan Rozak.
Oleh karena itu, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI menjadi sangat penting sebagai upaya memperkuat karakter dan jati diri bangsa.
Selanjutnya, Anggota DPR/MPR dari Fraksi Partai Golkar ini juga menjelaskan hubungan dan peran masing- masing pilar MPR dalam menjaga keutuhan bangsa di era globalisasi.
Pertama, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Pancasila bukan hanya sekadar simbol negara, tetapi merupakan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari.
Di tengah derasnya arus globalisasi, berbagai nilai dan budaya asing masuk ke Indonesia. Pancasila harus menjadi filter dalam menyaring pengaruh global agar kita tetap berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa.
Kedua, UUD 1945 merupakan landasan hukum tertinggi dalam penyelenggaraan negara. Di dalamnya diatur sistem pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, serta arah pembangunan nasional.
Melalui konstitusi inilah negara menjamin keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ketiga, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara.
Indonesia adalah negara yang sangat besar, terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, bahasa, dan budaya. Keberagaman tersebut adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama.
Namun keberagaman juga dapat menjadi potensi konflik jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, komitmen terhadap NKRI harus terus kita perkuat. Persatuan dan kesatuan bangsa adalah kunci utama agar Indonesia tetap kokoh dan kuat menghadapi berbagai tantangan global.
Keempat, Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kepada kita bahwa walaupun kita berbeda-beda suku, agama, budaya, dan bahasa, tetapi kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Nilai toleransi, saling menghormati, dan semangat gotong royong harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada peserta Sosialisasi Hanan Rozak menegaskan agar nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, menjaga persatuan bangsa, dan merawat kebhinekaan sebagai kekuatan bangsa.
“Dengan berpegang teguh pada Empat Pilar MPR RI, saya yakin bangsa Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan global dan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang besar, bermartabat, dan berdaulat,” pungkas Hanan. (Seno)











