BANYUMAS, 86News.co – Menghadapi musim kemarau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat bergerak cepat mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut).
Langkah konkret dilakukan dengan menggalakkan patroli preventif dan Pengawasan Melekat (Waskat), salah satunya di wilayah hutan Kawunganten.
Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., melalui Wakil Administratur, Ari Kurniawan, S.Hut., telah menginstruksikan Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) beserta anggotanya untuk mengintensifkan patroli di lapangan sepanjang musim kemarau ini.
Patroli ketat tersebut difokuskan pada Kawasan Pemangkuan (KP) Jati maupun KP Rimba di seluruh wilayah kerja KPH Banyumas Barat.
Herry Merkussiyanto Putro menegaskan agar segenap jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) tetap konsisten dan tidak lengah dalam menjaga keamanan kawasan hutan demi mewujudkan hutan yang lestari dan berkelanjutan.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan. Penekanan gangguan keamanan dan antisipasi dini terhadap Karhutla menjadi prioritas utama kami selama musim kemarau ini,” ujarnya.
Selain memaksimalkan personel internal, Perhutani KPH Banyumas Barat juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan pihak eksternal.
Segenap jajaran di lapangan diminta untuk terus aktif menjalin komunikasi serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders).
Sinergi ini melibatkan jajaran TNI/Polri, Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta lembaga swadaya masyarakat yang berada di sekitar wilayah pangkuan hutan.
Melalui komitmen bersama dan kesiapsiagaan penuh, diharapkan kelestarian hutan di wilayah Banyumas Barat tetap terjaga dari ancaman kebakaran dan pengrusakan.
Menutup arahannya, Administratur KPH Banyumas Barat membakar semangat para personel di lapangan dengan slogan, “Bersama Kita Pasti Bisa, Divre Jateng yang Terbaik!” (Tugiman)

















