Polsek Pedurungan Fokus Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita, Polisi86 Dilihat
banner 468x60

SEMARANG, 86News.co – Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang yang terdiri dari 12 kelurahan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Demak di sebelah timur, menghadapi dua masalah keamanan utama yang paling menonjol, yakni pencurian sepeda motor (curanmor) dan balap liar.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy, S.I.K., M.Si., saat menyampaikan situasi Kamtibmas di wilayahnya. Selasa (9/6/2026).

banner 336x280

Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari pemasangan spanduk imbauan hingga penindakan tegas bagi yang melanggar.

“Kami sudah menyampaikan imbauan lewat spanduk. Namun jika masih diulangi, kami lakukan penindakan rutin setiap malam Jumat dan Minggu,” ujarnya.

Dikatakan, penindakan difokuskan di wilayah Plamongan dan Penggaron, khususnya terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Hingga saat ini, sekitar 30–40 unit motor telah ditindak. Pengawasan juga diperketat di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Alteri hingga perbatasan Gayamsari. Penindakan diberlakukan maksimal selama satu bulan dengan dua sasaran utama yaitu penggunaan knalpot brong dan pelanggaran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Lebih lanjut Kompol Navy mengatakan, dari sisi personel, Polsek Pedurungan memiliki 69 anggota yang bertugas mengamankan 12 kelurahan dengan jumlah penduduk yang terus bertambah.

“Kami akui jumlah personel terbatas, namun kami didukung oleh Petugas Keamanan Lingkungan (Pokdar Kamtibmas) untuk memperkuat pengawasan,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan pengamanan, dibentuk Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Disebutkan, titik rawan yang menjadi perhatian meliputi Jembatan Blancir di Tembalang, perbatasan Plamongan–Mranggen, Jembatan Sukarela di Muktiharjo Kidul dan Lor, serta jalur lintas utama di Pedurungan.

“Wilayah ini juga sering menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja yang berperilaku menyimpang atau yang dikenal masyarakat sebagai “kreak”,” jelasnya.

Pihak kepolisian terus membangun sinergi dengan unsur Muspika, lurah, linmas, hingga Karang Taruna. Program unggulan yang dijalankan antara lain pembinaan upacara setiap Senin di sekolah-sekolah dan safari Jumat untuk mendekatkan diri dengan warga.

Dalam kesempatan itu, disampaikan imbauan agar masyarakat memperketat pengawasan lingkungan, rutin melakukan ronda malam, serta mengamankan kendaraan dengan mengunci ganda dan mencabut kunci saat parkir.

“Dalam seratus hari kerja ini, prioritas utama kami adalah menekan angka balap liar dan menertibkan penggunaan knalpot brong agar keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga,” tegas Kompol Navy.

(Vio Sari)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *