Respon Soal Banjir, DPRD Pandeglang Dorong Pemkab Segera Bahas Mitigasi Bencana

Climate Change

banner 468x60

PANDEGLANG, 86NEWS.CO- Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Entong Supriadi mendorong agar Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera melakukan pembahasan dan mematangkan perencanaan mitigasi bencana.

Hal itu disampaikan Supriadi, menyusul adanya peristiwa banjir bandang yang terjadi dibeberapa kecamatan di Pandeglang, salah satunya di kecamatan Pagelaran.

banner 336x280

“Sejauh ini belum ada pembahasan, dan harusnya kan ada jauh-jauh hari sebelum terjadi bencana alam, kaya banjir di Pagelaran itu misalnya, Pemkab sudah harusnya sudah merancang mitigasi bencananya.” Kata Supriadi, Anggota DPRD Pandeglang, Rabu (14/01) saat dihubungi wartawan.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu mengatakan, selain menjadi janji kampanye politik saat Pilkada, penanganan dan mitigasi bencana di Pandeglang, salah satu persoalan penting yang harus di pikirkan dan di wujudkan pemerintah kabupaten Pandeglang.

“Itu sangat penting untuk dilakukan, karena janji kampanye bupati dan wakil bupati itu harus di wujudkan, karena itu kita mendorong supaya Bupati, Wakil Bupati dan jajaran nya itu segera membuat mitigasi bencananya. Jangan sampai banjir itu jadi budaya tahunan, itu gak bagus,” katanya.

Informasi, berdasarkan data sementara yang berhasil di himpun wartawan dari banyak sumber, per/ 13 Januari 2026 secara keseluruhan.

Jumlah warga yang terkena dampak mencapai 2.633 jiwa, yang terdiri dari desa Bulagor 596 jiwa, 1.046 jiwa, desa Sukadame, 273 jiwa, desa Tegalpapak dan 718 jiwa, desa Pagelaran. Data itu bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang secara resmi telah membuka dapur umum di tiga tempat yang jauh dari lokasi banjir, diantaranya, desa Pagelaran, desa Bulagor dan desa Sukadame.

Pada, Selasa (13/01) kemarin, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani meninjau lokasi banjir di kecamatan Pagelaran. Sementara itu, banjir bandang terjadi di beberapa kecamatan, yakni kecamatan Sumur, Sobang, hingga kecamatan Cikeusik. (Haji Merah)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *