Keracunan Masal Gas di Kawasan Pertambangan Emas Gunung Pongkor Kabupaten Bogor 5 Orang dilarikan Rawat

Berita, Uncategorized2034 Dilihat
banner 468x60

Bogor -86News co.- Kawasan pertambangan emas Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menjadi lokasi insiden tragis terkait aktivitas Penambang Tanpa Izin (PETI). Pada Rabu 14/1/2026,

puluhan penambang dikabarkan mengalami keracunan gas massal saat beraktivitas di dalam lubang tambang yang berada di kawasan milik PT Aneka Tambang (Antam).

banner 336x280

Gas beracun yang menyebabkan insiden tersebut diduga berasal dari asap mesin generator yang digunakan para penambang sebagai sumber penerangan. Kondisi lubang yang minim sirkulasi udara diperkirakan menjadi faktor utama yang membuat asap tidak dapat keluar dan menumpuk di dalamnya.

Setidaknya lima orang pria warga lokal Kecamatan Nanggung harus dilarikan ke klinik terdekat setelah mengalami gejala sesak napas berat dan pusing hebat. Kelima korban ini merupakan bagian dari kelompok penambang yang menggali lubang secara ilegal di kawasan milik perusahaan.

Tim medis yang menangani korban menyampaikan bahwa para penambang tersebut tiba di klinik sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. “Kelima pasien datang dengan keluhan sesak napas akut dan pusing-pusing. Saat ini mereka masih dalam perawatan intensif untuk pemulihan kadar oksigen,” jelas dr. Aditya dari tim medis klinik setempat.

Sebelumnya, ada laporan mengenai munculnya asap tebal dari dalam lubang tambang, dengan informasi bahwa banyak pekerja terjebak di dalamnya. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti penambang yang masih berada di dalam lubang. Situasi di lapangan juga masih sangat tertutup, mengingat aktivitas yang dilakukan merupakan praktik pertambangan tanpa izin.

Saat ini pihak berwenang sedang melakukan koordinasi untuk menangani situasi di lokasi insiden serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa keracunan gas massal tersebut. PT Aneka Tambang (Antam) belum mengeluarkan keterangan resmi terkait insiden yang terjadi di kawasan milik mereka.

Red / Wawan

tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *