Wabup Garut Ajak Humas SKPD Aktif Respons Keluhan Masyarakat di Media Sosial

Berita, Pemerintahan153 Dilihat
banner 468x60

GARUT, 86News.co – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di ruang digital untuk menjawab persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Garut Government Public Relations (GGPR): In House Training Humas SKPD, Kecamatan, Desa/Kelurahan, serta UPT SKPD se-Kabupaten Garut, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (22/4/2026).

banner 336x280

Dalam arahannya, Putri Karlina menyoroti fenomena masyarakat saat ini yang menjadikan media sosial sebagai jendela utama untuk menilai kinerja pemerintah. Menurutnya, ketidakaktifan perangkat daerah di media sosial seringkali menimbulkan spekulasi negatif dari masyarakat.

“Karena mereka sendiri tidak menginformasikan hasil kerjaan mereka ke media sosial atau minimal tidak hadir di media sosial makanya saya tegasin balesin komen itu penting lho, atau misalnya menanggapi satu isu itu penting lho,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa fungsi humas bukan sekadar membagikan konten, melainkan juga harus mampu berinteraksi dan memberikan klarifikasi terhadap isu yang berkembang.

“Jangan hanya Wakil Bupatinya aja, jangan hanya Bupatinya aja. Tapi dari SKPD-nya pun harus ada pembelaan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan GGPR ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya narasi kolaboratif, termasuk menonjolkan aksi nyata masyarakat dalam pembangunan.

“Dan juga mungkin hal-hal yang sifatnya bentuk upaya kita untuk dapat berkolaborasi mengajak serta bahwa ini pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri dan ini mesti tersampaikan pula,” katanya.

Agus juga melaporkan bahwa In House Training ini merupakan komitmen berkelanjutan Diskominfo Garut untuk meningkatkan kapasitas SDM humas di berbagai tingkatan.

“Kita sudah menginjak ke sesi ketujuh, yang ini banyak yang minta ini nanti ada praktek (lebih) lanjut. Jadi mungkin kalau levelnya ini baru introduction ya, kemarin yang terakhir kita terkait dengan pembuatan video, yang ini nanti mungkin butuh untuk prakteknya seperti apa,” ucap Agus.

Meski demikian, Agus mengakui masih adanya tantangan dalam pemetaan isu strategis setiap minggunya. Ke depan, pihaknya akan fokus agar produksi informasi dari setiap instansi lebih terarah dalam menyelesaikan isu yang tengah berkembang di masyarakat, bukan sekadar bersifat parsial.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *