Tinjau Lokasi Jembatan Putus di Banjarwangi, Bupati Garut Pastikan Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Segera Terealisasi

Berita, Pemerintahan69 Dilihat
banner 468x60

GARUT, 86News.co – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung kondisi jembatan penghubung strategis antara Desa Kadongdong dan Desa Padahurip di Kecamatan Banjarwangi yang hanyut diterjang banjir bandang, Jumat (8/5/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan pembangunan jembatan gantung baru yang akan didanai oleh pemerintah pusat.

banner 336x280

Bupati Garut didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, Agus Ismail, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran aparatur kecamatan dan desa setempat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk memulihkan aksesibilitas warga yang sempat terputus. Jembatan baru ini direncanakan sebagai pengganti struktur lama yang hancur akibat bencana.

“Diharapkan ini bisa diselesaikan dalam waktu yang secepat-cepatnya karena kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Semoga masyarakat disini mendukung kegiatan ini, dan juga tentu saja kegiatan bisa berlangsung lancar sesuai dengan harapan kita,” ujar Bupati Garut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program Kementerian PU untuk peningkatan aksesibilitas layanan pendidikan dan kesehatan di daerah terpencil melalui pembangunan jembatan gantung.

Berdasarkan hasil kajian teknis, jembatan ini akan memiliki spesifikasi dengan panjang utama ± 80 meter, bentang tambahan (sayap) 13 meter pada sisi kiri dan kanan sehingga total jangkauan mencapai lebih dari 100 meter.

Agus menambahkan, kendala utama terkait jalur pendekat (oprit) kini telah teratasi berkat kolaborasi antara Pemkab Garut dan pihak desa.

“Dan ini yang sedang alhamdulilah melalui dorongan dari Pak Bupati kita akan lakukan kolaborasi dengan pihak desa untuk membuka akses jalur pendekat baik itu di Desa Kadongdong maupun di desa Padahurip,” ungkapnya.

Kepala Desa Kadongdong, Maoluddin Lapit, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, jembatan ini adalah akses vital bagi mobilitas warga Desa Padahurip yang hendak menuju pusat kota.

Jembatan ini merupakan urat nadi bagi warga, terutama setelah jembatan lama hanyut pada tahun 2022. Selama ini, warga harus mengandalkan jembatan darurat hasil swadaya untuk beraktivitas.

“Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai harapan menjadi akses warga masyarakat untuk berlalu lintas terutama dari warga masyarakat desa Padahurip, yang mau ke kota kan kesini jalannya, anak sekolah, pokoknya akses vital untuk akses warga masyarakat sebagai petani untuk meningkatkan ekonomi, hasil-hasil ekonomi kan lewat sini,” pungkas Maoluddin.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *