Jeneponto, 86News.co – Babinsa Koramil 05/Batang Kodim 1425/Jeneponto Sertu Abdul Rahim kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al-Ikhlas Desa Baltar Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto.
Usai melaksanakan ibadah, Babinsa melanjutkan kegiatan dengan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga sebagai wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kemitraan antara TNI dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dimanfaatkan Babinsa untuk berinteraksi langsung dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid.
Selain bertukar informasi mengenai kondisi wilayah, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan keagamaan dan sosial yang humanis, Babinsa berupaya membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga sejak dini hari menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendampingi dan membantu masyarakat di berbagai aspek kehidupan.
Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Selain meningkatkan ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan suasana wilayah yang aman, damai, dan harmonis.
Sertu Abdul Rahim mengatakan bahwa Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang memiliki nilai strategis, karena selain meningkatkan keimanan juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara TNI dan Masyarakat.
“Sebagai Babinsa, kami terus membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan warga, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung.”
Sertu Abdul Rahim menambahkan bahwa Kehadiran Babinsa di masjid bersama masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh dalam menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan menjaga nilai-nilai persaudaraan di wilayah binaan.
“Dengan komunikasi yang baik dan kedekatan yang terus terjaga, setiap potensi permasalahan di wilayah dapat dideteksi lebih awal, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara dengan baik.” (Jahja)











