Nias Utara, 86News.co – Upaya penyelamatan ekosistem pesisir di wilayah kepulauan makin menguat. Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia YAKOPI resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara.
Penandatanganan berlangsung di Pantai Indah Tureloto, Kec. Lahewa, Kamis 12/6/2026, disaksikan perwakilan ClimeCo, OPD, TNI, kepala desa, dan kelompok pesisir perikanan.
Fokus Konservasi Pemberdayaan Masyarakat.Direktur Utama YAKOPI dr. Melinda Suriani Harefa,/M.Si dalam sambutannya menegaskan kerjasama ini tak hanya fokus pada penanaman mangrove.
“Kami datang selain visit lapangan penanaman konservasi mangrove di Nias Utara, juga melaksanakan kolaborasi dengan Pemkab Nias Utara. Ada berbagai aspek seperti ClimCo. Semoga kerjasama ini membuahkan hasil maksimal,” ujarnya.
Mr. Brad, Wakil Presiden ClimeCo, menyampaikan komitmen pihaknya agar kerjasama berdampak ganda. “Kami kerjasama dengan YAKOPI, berusaha agar kerjasama ini bukan hanya untuk ekosistem tetapi untuk masyarakatnya juga. Semoga kegiatan ini terlaksana dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
Dukungan Penuh Pemda Nias Utara yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Nias Utara Cardan Syarif Nazara, S.H., M.H mengapresiasi langkah kolaborasi ini.
“Kita bersyukur penandatanganan hari ini terlaksana. Kiranya masyarakat setempat dapat kita berdayakan dan difungsikan sehingga pemanfaatan kegiatan untuk kelompok pesisir perikanan di Nias Utara bisa jalan. Kita mendukung penuh perjanjian ini, baik dari YAKOPI maupun ClimeCo,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan: seluruh pengurus YAKOPI, perwakilan ClimeCo, Kepala OPD Pemkab Nias Utara, Danpos Nias, Kepala Desa Balefadorotuho, kelompok pesisir perikanan, serta undangan lainnya.
Konservasi mangrove di Nias Utara dinilai strategis karena mangrove berperan sebagai benteng alami abrasi, penyerap karbon, dan habitat ikan yang menopang ekonomi nelayan. Kolaborasi YAKOPI – Pemkab Nias Utara – ClimeCo diharapkan menjadi model sinergi pemerintah, NGO, dan swasta internasional untuk menjaga pesisir Indonesia.
Reporter: Fzal











