Garut, 86News.co – Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pelantikan pengurus DPC PUI Se – Kabupaten. Garut masa hikmat 2024 – 2028 sebanyak 38 DPC PUI Kabupaten. Garut dan 21 DPC Wanita PUI Kabupaten Garut Mohammad Deden Suryadiningrat, S.Hi Atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kita nikmat iman nikmat Islam serta Alhamdulillah Allah masih memberikan kita nikmat kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang penuh dengan kebahagiaan ini tanpa ada halangan apapun sholawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
karena beliaulah sebagai Turi tauladan dalam kehidupan dunia ini mudah-mudahan kita tergolong umatnya yang setia dan mengikuti akan segala aktivitasnya mengikuti acara prosesi pelantikan pengurus dewan pimpinan cabang persatuan umat Islam se-Kabupaten Garut 2024-2028 pada hari Kamis tanggal 19 September 2024 pukul 09.00 Wib bertempat di Pendopo Kabupaten Garut Kecamatan Garut Kota,bertepatan dengan tanggal 15 rabiul awal 1446 hijriah dengan tema meneladani dakwah nabi.
dalam mewujudkan kemaslahatan dan persatuan umat dalam suasana yang penuh dengan kenikmatan ini acara ini merupakan momen penting bagi kita semua untuk menyaksikan kepengurusan baru yang akan memegang tanggung jawab penuh yang luar biasa sebagai dewan pimpinan cabang persatuan umat Islam di seluruh Kecamatan Kabupaten Garut.Unjarnya
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Ketua Umum PUI Kabupaten Garut Iwan Kurniawan, S.H.,M.,M.Pd, Kakesbangpol Kabupaten. Garut Drs. H. Nurrodhin, M.Si, Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir, DPW PUI Jabar . Irfan Nur Hakim, KBO Sat Intelkam Polres Garut IPDA Karsiman, PD Persis Garut Gun Gun AB, PCNU . Samhari, Ketua FKUB H. Maman, Baznas Garut . Karman, Kasubsi A Bidang Intel Kajari Kabupaten Garut Bimo Mahardika Aji, SH.
Ketua Umum PUI Iwan Kurniawan, S.H.,M.,M.Pd, yang mengagendakan pelantikan ini dengan tema :menauladani dakwah nabi”, hal tersebut menjadi spirit bagi kami untuk menauladani dakwah nabi.
Seluruh pengurus harus mengetahui bahwa ada tabiat yang mesti kita fahami ada 3 tabiat yang pada intinya yaitu banyak halangan dan rintangan dalam kita berdakwah.
Halangan dan rintangan tersebut tidak akan mengurangi semangat kita dan kita akan terus berdakwah dijalan allah SWT. Masyarakat Kabupaten Garut ini sangatlah banyak akan tetapi baru sebagian yang masuk kedalam ormas islam, maka dari itu mari kita terus berdakwah.
Kita memang hanya sedikit tapi disinilah kita berdakwah dan jangan sampai ada pikiran pesimis.Kita berdakwah tidak hanya untuk sekarang tapi selama kita masih hidup kita harus terus berdakwah.
Setelah pelantikan ini mari kita lanjutkan dengan membahas program dan agenda untuk masa yang akan datang.
Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa hari ini dilaksanakan pelantikan pimpinan cabang se-Kabupaten Garut sebanyak 38 kecamatan. Ia menuturkan, bahwa 4 kecamatan yang belum memiliki DPC di antaranya yaitu Kecamatan Cihurip, Selaawi, Talegong dan Kecamatan Cigedug.
“Alhamdulilah hadir dari PC itu 38 kecamatan, jadi kalau dihitung di Kabupaten Garut itu ada 42 kecamatan, (saat ini) kurang 4, mudah-mudahan pada tahun ini atau periode kami insha Allah terealisasi 42 kecamatan,” ucap
Ia menuturkan, bahwa program utama yang akan dilaksanakan oleh pihaknya adalah strukturisasi setiap DPC sehingga DPC yang belum lengkap dapat melengkapi struktur DPC-nya. Ia menuturkan, bahwa dalam struktur DPC PUI sendiri terdapat DPC Wanita, DPC Pemuda, Himpunan Pelajar, dan Pondok Pesantren PUI.
“Kemudian insha Allah agenda selanjutnya setelah itu adalah rakor atau membahas program kerja setiap DPC, setelah itu ada pelatihan training intisab. Jadi sebetulnya kaderisasi di PUI itu salah satunya adalah ya mengadakan training intisab. Training intisab itu pemahaman yang dari intisab PUI dan juga pengaplikasian dari Ishlah Tsamaniyah.
Ia menuturkan, bahwa PUI sendiri telah berdiri sejak tahun 1911, namun baru memiliki legalitas dari pimpinan Hindia Belanda sejak tahun 1917. Hingga saat ini, lanjut Iwan, PUI telah berdiri selama 106 tahun, dan pada 21 Desember mendatang PUI akan menginjak usia ke-207 tahun.
Terakhir, Iwan mengungkapkan bahwa PUI berkomitmen untuk bersatu. Ia menuturkan, bahwa PUI akan mendukung pelaksanaan Pilkada di tanggal 27 November mendatang. Ia mengingatkan, bahwa pelaksanaan Pilkada nanti harus berjalan damai dengan mengedepankan ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air), tawassuth (berada di tengah-tengah), dan tawazun (seimbang).
“Kita persatuan umat Islam mendorong semuanya mudah-mudahan ini untuk kemaslahatan kita bersama khususnya di Kabupaten Garut.unjarnya
Kepala Kesbangpol Drs. H. Nurrodhin, M.Si,Kita semua merasa bangga karena Kabupaten Garut memiliki berbagai ormas islam.
Mari kita selesaikan bersama sama semua permasalahan dan tantangan yang ada di Kabupaten Garut. Salah satu tantangan yaitu kita menghadapi era digital dimana diera digital ini sudah tidak ada sekat, mau isu baik ataupun negatif itu sangatlah cepat untuk tersebar.
Kedepan kita akan menghadapi kontestasi politik mau itu pemilihan Bupati ataupun pemilihan Gubernur dan sebentar lagi akan memasuki tahapan kampanye.
Diharapkan euphoria selama masa politik ini tidak berpengatuh buruk apalagi sampai dengan memecah belah umat Kita sebagai umat harus secara bersama – sama mempertahankan kebersatuan umat.
Bapak Nurrodhin mengungkapkan, pihaknya menyampaikan beberapa pesan dalam pelantikan kali ini, salah satunya adalah terkait dengan kegiatan Pilkada di Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat. Ia berharap, DPD maupun DPC PUI Kabupaten Garut dapat mendorong masyarakat untuk turut aktif berpartisipasi dalam penyelenggaraan pilkada, yaitu dengan menggunakan hak pilihnya ketika pilkada berlangsung.
“Partisipasi warga PUI akan sangat berpengaruh terhadap penyelenggaraan pelaksanaan pilkada. Kemudian pada saat kampanye juga harapannya pengurus PUI dan anggota PUI bisa bersama-sama mendorong terhadap kampanye yang damai,” ungkapnya.
Pukul 11.30 Wib Kegiatan selesai, selama kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif.
MUKRIN











