Garut, 86News.co – Petani di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, 20 Maret 2025 – merasakan manfaat besar setelah menggunakan pupuk organik Mandraguna. Salah satu petani, Bapak Ahri dari Desa Bojong, membuktikan bahwa hasil panennya meningkat signifikan dibandingkan saat masih menggunakan pupuk kimia.
Sebelumnya, hasil panennya hanya mencapai 2 kuintal gabah. Namun, setelah beralih ke pupuk organik Mandraguna, ia berhasil mendapatkan 2,5 kuintal gabah dari lahan sekitar 10 are. Perubahan ini membuatnya sangat senang dan optimis untuk masa panen berikutnya.
Tidak hanya itu, kualitas beras yang dihasilkan juga meningkat. Dari 1 kuintal gabah, ia kini mendapatkan 72 kg beras, jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang hanya menghasilkan 46-57 kg beras. Selain itu, nasi yang dihasilkan dari beras organik lebih pulen, tahan lebih lama, dan tidak cepat basi, berbeda dengan nasi dari beras kimia yang cenderung cepat berubah rasa.
Istri Bapak Ahri, Ibu Juju, yang juga seorang petani dan ibu rumah tangga, merasakan manfaat yang sama. Ia berharap penggunaan pupuk organik Mandraguna semakin meluas di kalangan petani agar hasil panen mereka lebih melimpah dan berkualitas.
Ketua Pemuda Tani Indonesia (PTI) Bungbulang, Mukrin, turut meninjau langsung hasil panen di Desa Bojong, Kampung Cidahu. Ia mendukung penuh penggunaan pupuk organik sebagai langkah menuju ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
Ayi Kusmiati, Koordinator POC Mandraguna Grow Kecamatan Bungbulang, yang selalu memantau perkembangan pertanian di daerah tersebut, menyatakan kepuasannya melihat para petani tersenyum bahagia dengan hasil panen yang memuaskan. Ia berharap semakin banyak petani beralih ke pupuk organik yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Dengan hasil yang semakin baik, petani di Kecamatan Bungbulang semakin optimis dan berharap masa depan pertanian mereka akan lebih maju dan makmur dengan penggunaan pupuk organik Mandraguna.
MUKRIN











