Masyarakat Perumahan Mekar Bakti RW 10, Pamulihan, Menghadapi Krisis Air

Berita, Uncategorized1411 Dilihat
banner 468x60

Sumedang, Jawa Barat 86News – Warga Perumahan Mekar Bakti RW 10, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang mengeluhkan krisis air bersih yang telah berlangsung cukup lama. Menurut keterangan Saat di wawancara media 86news Ibu Indri, warga Blok C, PDAM di wilayah tersebut telah tidak berfungsi, memaksa mereka untuk membeli air bersih dari luar dengan harga yang mahal. Kondisi ini telah menimbulkan kesulitan yang signifikan bagi masyarakat.Perumahan Mekarbakti Rw 10 desa Mekarbakti kacamtan pamulihan kab. Sumedang Rabu 23/07/2025

Indri menjelaskan bahwa warga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih dari sumber lain. Hal ini memberatkan perekonomian warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan rendah. Ketidakmampuan PDAM untuk menyediakan air bersih telah menyebabkan dampak luas terhadap kehidupan sehari-hari, mulai dari kesulitan mandi, mencuci, dan memasak hingga potensi masalah kesehatan akibat sanitasi yang buruk.

banner 336x280

Lebih lanjut,Indri mengungkapkan bahwa permasalahan ini akan dilaporkan kepada Bupati Sumedang dan DPRD Kabupaten Sumedang Warga berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah krisis air bersih tersebut. Mereka berencana untuk menempuh jalur hukum jika upaya mediasi dan negosiasi tidak membuahkan hasil.

Krisis air bersih di Perumahan Mekar Bakti RW 10 ini menjadi sorotan penting mengenai aksesibilitas air bersih bagi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan segera merespon keluhan warga dan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama permasalahan ini dan mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan. Langkah-langkah konkret, seperti perbaikan sistem PDAM atau penyediaan alternatif sumber air bersih, sangat dibutuhkan untuk mengatasi krisis ini dan mencegah dampak yang lebih luas bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat.

Repolter : Wawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *