Aceh selatan, 86News.co – abdul manaf, keuchik gampong kuta padang, dan zul baili, keuchik gampong teungoh, kecamatan trumon, kabupaten aceh selatan, mengaku semenjak kehadiran perusaan perkebunan sawit pt. aceh lestari indo sawita (alis), sudah memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Salah satunya memberikan plasma 20 persen dari jumlah lahan yang digarap,” ungkap Abdul Manaf, kepada 86News.co, melalui pers realease, via Pesan WhatsAPP, Senin 28 Juli 2025.
Pihaknya berharap, PT. ALIS tetap beroperasi di wilayah mereka, demi membantu perkembangan ekonomi di dua gampong tersebut.
Menurutnya, PT. ALIS tidak hanya mencari keuntungan sepihak saja, “namun juga dapat memberikan dampak yang siknifikan bagi masyarakat, terutama disektor ekonomi,” sebut Manaf.
Dia sangat menyayangkan jika ada oknum daerah yang mengatakan PT tersebut merugikan masyarakat, “kami lebih mengetahui bagaimana kondisi saat ini,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Keuchik Gampong Teungoh, Zul Baili, kata dia, “jika ada pihak luar yang mengatakan PT. ALIS tersebut telah merugikan masyarakat, itu tidak benar,” imbuhnya.
Menurutnya, jika lahan tersebut tidak digarap oleh PT. ALIS, maka sudah dipastikan akan diserobot oleh oknum lain, mengingat wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Kota Subulussalam.
Bahkan, Sambung Zul Baili, saat ini saja oknum tersebut sudah berupaya menggarap wilayah hutan Aceh Selatan.
“Ini tidak bisa dibiarkan, Pemda Aceh Selatan harus bertindak tegas, jangan sampai pihak lain menguasai hutan Bumi Pala,” pintanya.
Dia juga mengaku mendapat intimidasi dari oknum tersebut saat berusaha menjelaskan jika tanah itu milik masyarakat Aceh Selatan.
“Harusnya oknum tersebut yang perlu digugat, mengingat mereka secara terang-terangan telah merambah wilayah kita,”demikian pungkas Keuchik Gampong Teungoh itu.
(DOK. Pribadi Keuchik Gampong Kuta Padang dan Keuchik Gampong Teungoh, Trumon)
(Ismed)











