Cilacap, 86News.co – Dalam rangka mengoptimalkan produksi getah dan memastikan keamanan kawasan hutan, Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melakukan kunjungan kerja sekaligus patroli di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sidareja pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Kunjungan ini berfokus pada evaluasi hasil produksi getah pinus untuk periode bulan Agustus.
Administratur meninjau langsung proses penyadapan getah dan berinteraksi dengan para mitra penyadap.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang tepat, sehingga kualitas dan kuantitas getah yang dihasilkan dapat maksimal.
“Produksi getah pinus merupakan salah satu andalan kami. Kami ingin memastikan semua proses berjalan sesuai standar, mulai dari cara menyadap hingga penampungannya.
Dengan begitu, target produksi bisa tercapai dan para penyadap juga bisa bekerja dengan aman,” ujar Administratur.
Selain memantau produksi getah, Administratur juga memimpin patroli di beberapa petak hutan BH Cilacap.
Patroli ini merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan hutan, seperti perambahan liar, pencurian kayu, dan potensi kebakaran hutan.
“Patroli rutin ini penting untuk menjaga kelestarian hutan kita. Hutan adalah aset yang harus kita jaga bersama.
Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar hutan, untuk turut serta menjaga dan melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan,” tambahnya.
Kegiatan kunjungan dan patroli ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi para petugas lapangan dan mitra kerja, serta mempererat sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam mengelola dan menjaga kelestarian hutan di wilayah KPH Banyumas Barat. (Red/Tugiman)













